Pertolongan Pertama Saat Tersedak (Choking)

Pertolongan Pertama Saat Tersedak
Ilustrasi foto: sehatq.com
Bagikan

Pertolongan Pertama Saat Tersedak (Choking) Pada Bayi dan Orang Dewasa

Oleh: Muhyidin, SKM

Choking (tersedak) yaitu masuknya benda asing menyumbat tenggorokan atau saluran udara/trakea sehingga menghambat aliran udara. Pada orang dewasa, sering kali makanan sebagai penyebabnya. Pada anak kecil sering penyebabnya karena tertelan benda kecil/mainan ke dalam mulut. Tanda khas tercekik adalah tangan secara refleks memegang lehernya.

Dalam beberapa kasus aliran udara benar-benar terhalang, dalam kasus lain beberapa jumlah udara dapat lewat ke paru-paru. Oksigen yang tidak cukup yang dikirim ke tubuh akan menyebabkan kekurangan oksigen. Meskipun oksigen yang tersimpan dalam darah dan paru-paru dapat membuat seseorang tetap hidup selama beberapa menit setelah pernapasan berhenti, rangkaian kejadian ini dapat menyebabkan kematian. Tersedak adalah penyebab paling umum keempat kematian terkait cedera yang tidak disengaja di AS pada 2011. Di tahun tersebut, total kematian akibat tersedak mencapai 4.706 dengan tingkat kematian 1,5.

Kematian karena tersedak paling sering terjadi pada orang yang sangat muda (anak di bawah 2 tahun) dan pada orang tua (dewasa di atas 75 tahun). Obstruksi jalan napas dapat terjadi pada tingkat faring atau trakea. Makanan yang dapat menyesuaikan bentuknya dengan faring (seperti pisang, marshmallow, atau permen agar-agar) bisa menjadi bahaya bukan hanya bagi anak-anak tetapi bagi orang-orang dari segala usia.

Kasus Kematian Akibat Tersedak

Berikut ini beberapa kasus kematian akibat tersedak. Semoga tidak ada kasus serupa yang terjadi pada diri, keluarga, dan lingkungan kita.

  1. Pada tahun 2013 ada seorang balita berusia 5 tahun yang tersedak rambutan di Jatinegara, Jakarta Timur. Saat makan rambutan, balita tersebut tiba-tiba tersedak (rambutan tertelan dan menyangkut di saluran pernafasan). Keluarganya mencoba memberikan pertolongan namun akhirnya nyawa balita tersebut tidak dapat diselamatkan.
  2. Kejadian ini terjadi pada seorang artis, mantan personil boyband terkenal Boyzone yang bernama Stephen Gately. Stephen kehilangan nyawa karena tersedak muntahannya sendiri ketika tidur. Sebelumnya ia banyak mengkonsumsi minuman beralkohol.
  3. Kejadian belum lama ini terjadi di bulan Juni 2019, dimana seorang anak usia 8 tahun di Jawa Timur meninggal karena tersedak jajanan sempol. Jajanan sempol memiliki tekstur yang kenyal, umumnya berbentuk lonjong, dan berbahan dasar aci. Anak tersebut memakan sempol dengan terburu-buru hingga tersedak. Sempat diberikan pertolongan di RS di Srengat, akan tetapi nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Tersedak adalah salah satu jenis obstruksi jalan nafas, yang meliputi penyumbatan saluran penghantar udara, termasuk penyumbatan karena tumor, pembengkakan jaringan jalan nafas, dan kompresi trakea laringofaring, laring atau trakea vertebrata dalam strangulasi.

Pada sumbatan ringan, korban masih bisa bersuara, batuk, dan bernafas. Jika korban tidak menunjukkan tanda ini, berarti terjadi sumbatan total/berat dan memerlukan pertolongan segera:  

  • Tidak mampu bicara 
  • Sulit bernafas atau nafas berbunyi
  • Tidak dapat batuk dengan keras         
  • Kulit, bibir dan kuku biru atau gelap
  • Kehilangan kesadaran

Pertolongan Pertama Saat Tersedak

Karena tercekik/tersedak menghentikan aliran oksigen ke otak, pertolongan pertama harus diberikan secepat mungkin. Pada sumbatan ringan dan korban sadar serta masih bernafas, anjurkan dia meneruskan batuk, tetapi jangan lakukan hal yang lain.

Jika sumbatan lengkap dan korban tidak dapat bernafas atau bicara dan menjadi biru, cobalah 5 tepukan keras pada bagian tengah punggung dengan korban sedikit miring ke depan. Tepukan punggung ini dapat melepaskan sumbatan dan korban akan terengah-engah untuk bernafas.

Yakinkan korban dan anjurkan dia tetap tenang dan bernafas senormal mungkin. Jika masih gagal juga, lakukan Manuver Heimlich.

Segera mulai lakukan Manuver Heimlich.

  • Jika anda merupakan satu-satunya penolong, lakukan Manuver Heimlich dulu sebelum minta bantuan  
  • Jika ada orang lain, minta orang tersebut memanggil bantuan sementara anda melakukan manuver Heimlich

Cara Melakukan Manuver Heimlich

  • Berdiri di belakang korban.  Lingkari lengan anda mengelilingi korban.  Korban sedikit maju ke depan.
  • Mengepal tinju dengan satu tangan. Letakkan posisi tinju sedikit di atas pusar korban.
  • Genggam tinju dengan tangan yang lain. Tekan keras ke dalam perut dengan dorongan cepat, ke atas — seperti seolah-olah mengangkat korban ke atas.
  • Ulangi sampai sumbatan tersingkirkan.
Cara Melakukan Manuver Heimlich
Cara Melakukan Manuver Heimlich

Cara Melakukan Manuver Heimlich Pada Diri Sendiri

  • Tempatkan satu tinju sedikit di atas pusar.
  • Genggam tinju sendiri dengan tangan yang lain dan sandar pada satu permukaan keras — ujung meja atau kursi.
  • Dorong tinju sendiri ke dalam dan ke atas.
Manuver Heimlich pada diri sendiri. Ilustrasi foto: id.wikihow.com
Benda Asing Terlempar Keluar Setelah Manuver Heimlich
Benda Asing Terlempar Keluar Setelah Manuver Heimlich

Untuk lebih jelasnya, berikut ini video cara melakukan Manuver Heimlich

https://youtu.be/Y1EyZyoutFQ

Apabila korban tidak sadar, lakukan hal berikut ini:

  • Letakkan korban pada punggungnya di lantai 
  • Bersihkan jalan nafas.  Jika terlihat sumbatannya di tenggorokan, masukkan jari tangan (jika memungkinkan pakai sarung tangan/plastik sebelum memasukkan jari) ke dalam mulut untuk mencapainya dan keluarkan penyebab sumbatan. Hati-hati untuk tidak mendorong makanan atau benda lebih dalam ke jalan nafas, yang mudah terjadi pada anak-anak  
  • Jika benda asing tetap menyumbat dan korban tidak berespon setelah tindakan di atas, mulailah dengan Resusitasi Jantung Paru. Kompresi dada pada resusitasi mungkin dapat mengeluarkan benda tsb.  Periksa ulang mulut secara berkala 

Penanganan Tersedak

Berikut ini diagram ketika penanganan ketika ada kejadian tersedak.

Diagram ketika penanganan ketika ada kejadian tersedak
Diagram ketika penanganan ketika ada kejadian tersedak

Penatalaksanaan tersedak pada orang dewasa

Penatalaksaan Tersedak Pada Orang Dewasa
Penatalaksaan Tersedak Pada Orang Dewasa

Manuver Heimlich pada Bayi

  • Posisikan tubuh bayi menghadap ke bawah sambil anda pegang seperti gambar di bawah ini. Pada permukaan stabil sanggah bayi dengan kaki anda dengan posisi kepala bayi menghadap ke bawah
  • Tepuk punggungnya 5x dengan tumit tangan secara cepat. Harapannya objek yang menyebabkan tersedak dapat keluar dengan cepat. Tepukan jangan terlalu keras karena bisa menyakiti bayi. Tepuk punggung dan gravitasi cukup kuat untuk mengeluarkan objek.
  • Jika objek masih belum keluar, lakukan chest press (penekanan dada bayi) dengan cara membalikkan tubuh bayi menghadap penolong. Sanggah kepalanya dengan posisi lebih rendah dari kaki. Untuk lebih jelas, silahkan simak video di bawah ini.
https://youtu.be/jp81sx44f-Q
Manuver Heimlich pada Bayi

Referensi:

  • https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4672386/jangan-disepelekan-berikut-beberapa-kasus-kematian-akibat-tersedak
  • http://depts.washington.edu/learncpr/
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Choking
  • https://id.wikihow.com/Melakukan-Heimlich-Maneuver

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Silahkan di share, jangan di copas ya...