Untaian Doa Untuk Mendapatkan Perlindungan Terbaik dari Allah Ta’ala

Untaian Doa Untuk Mendapatkan Perlindungan Terbaik dari Allah Ta’ala
Bagikan

Untaian Doa Untuk Mendapatkan Perlindungan Terbaik dari Allah Ta’ala

Daftar Isi

“… Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya … wa ufawwadhu amrî ilallâhi, innallâha bashîrun bil ‘ibâd.

Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka …” (QS Al-Ghâfir, 40:44-5)

•┈┈•••❁

Tiada kata seindah doa. Bagaimana tidak, doa adalah saripatinya ibadah. Doa adalah senjata dan perlindungan orang-orang beriman. Doa adalah tanda ketundukan, kunci keselamatan dan pengubah takdir buruk menjadi takdir baik.

Dengan wasilah doa, Allah menjadikan manusia yang lemah menjadi kuat, yang sulit menjadi mudah, yang fakir menjadi berkecukupan, bahkan yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Dengan wasilah doa pula, Allah Azza wa Jalla melindungi hamba-Nya dari aneka keburukan, baik yang datang dari dorongan nafsu sang hamba itu sendiri, dari bisikan setan, atau bencana yang datang dari luar, semisal kejahatan makhluk, bencana alam, dan lainnya. Maka, Rasulullah ﷺ tidak pernah meninggalkan doa, terkhusus lagi dalam keadaan sulit dan genting. Beliau pun mengajarkan aneka doa perlindungan dan penjagaan kepada para sahabatnya.

1. Doa Perlindungan dari Sasaran Fitnah Orang Zalim

رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِين

Rabbanā lā taj’alnā fitnatal lil-qaumiẓ-ẓālimīn, wa najjinā biraḥmatika minal qaumil kāfirīn.

“Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim. Dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir.” (QS Yunus, 10: 85-86)

2. Doa agar Terhindar dari Cobaan yang Berat

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَ دَرَكِ الشَّقَاءِ وَ سُوْءِ الْقَضَاءِ وَ شَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

Allāhumma inni a’ụdzubika min jahdil balā-i, wa darkisy-syaqā’i, wa sụ-il qadhā’i, wa syamāmatil a’dā’i.

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keadaan yang berat dan dari kesengsaraan, buruknya takdir, dan kegembiraan musuh atas bencana yang menimpaku.” (HR Al-Bukhari, No. 6347)

3. Doa Perlindungan dari Delapan Keburukan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Allāhumma inni a’ụdzubika minal hammi wal hazan, wa a’ụdzubika minal ‘ajzi wal kasali, wa a’ụdzubika minal jubni wal bukhli, wa a’ụdzubika min ghalabatid dayni wa qahrir rijāl.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan gelisah. Dan, aku berlindung kepada-Mu daripada sifat lemah dan malas.

Dan, aku berlindung kepada-Mu dari sikap pengecut dan bakhil. Dan, aku berlindung kepada-Mu dari cengkeraman utang dan penindasan orang.” (HR Abu Dawud dan Al-Baihaqi)

4. Doa Perlindungan dari Bencana Kehidupan serta Kematian

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

Allāhumma inni a’ụdzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal harami, wal bukhl. Wa a’ụdzu bika min ‘adzābil qabri wa min fitnatil mahyā wal mamāt.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan pada waktu tua, dan sifat kikir. Dan, aku pun berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian.” (HR Al-Bukhari, No. 6367 dan Muslim, No. 2706)

5. Doa Berlindung dari Kesesatan

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عليَّ

Allāhumma inni a’ụdzu bika an adhilla aw udhalla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesesatan diriku atau disesatkan orang lain, dari ketergelinciran diriku atau digelincirkan orang lain, dari menzalimi diriku atau dizalimi orang lain, dari kebodohan diriku atau dijahili orang lain.” (HR Ibnu Majah, No. 3884)

6. Doa Berlindung dari Kekufuran dan Aneka Penyakit Hati

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْكُفْرِ وَالْفُسُوْقِ وَالشِّقَاقِ وَالنِّفَاقِ وَالسُّمْعَةِ وَالرِّيَاءِ

Allāhumma inni a’ụdzu bika minal faqri, wal kufri, wal fusụqi, wasy-syiqāqi, wan nifāqi, was sum’ati war-riyā-i.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kekufuran, kefasikan, kedurhakaan, kemunafikan, sum’ah, dan riya.” (HR Al-Hakim, No. 1944)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: