Istriku Sayang, Istriku Wangi

istriku wangi
Ilustrasi foto: ruangmuslimah.co
Bagikan

Istriku Sayang, Istriku Wangi

Oleh: Ust.Deni Prasetio, SKM

Pernah ada seorang muslimah datang kepada Nabi ﷺ ingin menggugat cerai suaminya. Sebelum dikabulkan Nabi memanggil suami wanita tersebut. Setelah diliat Nabi menyuruh suami wanita tersebut untuk mandi, bercukur, dan memakai pakaian yang layak. Pasca prosesi ‘pembersihan’ ini dihadapkanlah suami tersebut kepada istrinya. Apa yang terjadi ? wanita ini menarik gugatannya. Case closed.

Banyak ikhwah yang melupakan diri untuk tampil baik dihadapan istrinya. Dia tidak perhatikan model rambut apa yang disukai istrinya, dia tidak perhatikan minyak wangi apa yang disenangi istrinya. Dia pikir sebau apapun dirinya sang istri tetap suka. Blegedes… punya suami kayak gini. Bini disuruh cium bau ketek, mana tidur dikekepin suami.

Mari kita bicara sunnah nabi. Rasulullah ﷺ jika keluar rumah meminyaki rambutnya dan memakai wangian. Pas ditanya kenapa berbuat itu, beliau menjawab saya akan bertemu umat. Padahal keringat Rasulullah ﷺ wangi, lebih wangi dari minyak wangi apapun kata para sahabat. Pernah beliau sedang tidur ummu Hani (kalo gak salah) ambil botol menampung keringat Nabi. Saat bangun beliau bertanya ada apa. Ummu Hani menjawab untuk mewangian, beliau berkata itu benar (artinya keringat nabi memang harum dan bisa dipakai sebagai minyak wangi). Kisah ini ada dalam tarbiyah jihadiyah Abdullah Azzam. Saya mo cek di google cuma internet lagi error.

Ibnul Qoyyim mengatakan orang semakin sholih maka keringatnya akan semakin wangi. Itu sebabnya minyak wangi dari Barat sangat wangi coz bau badan orang kapir bule bikin nyesek hidung.

Rasulullah yang sudah wangi saja masih pake minyak wangi, lha kita pede aja keluar rumah kerja ampe malam gak pernah semprot mewangian. Ada yang kerja dakwah rapat sana rapat sini tapi gak pake mewangian. Pernah saya sholat di musholla ruangan tertutup. Saat swing AC mengarah keatas tercium bau keringat. Entah keringat siapa ini mengganggu konsentrasi orang sholat. Walau kita juga keringetan tapi kita tak pernah suka mencium bau keringat orang. Yang kayak gini bikin rusak wajah agama.

Nabi ﷺ melarang orang yang makan bawang putih untuk mendekati ke masjid, melarang orang yang habis makan daging unta untuk masuk ke masjid. Orang yang makan bawang putih dan daging unta mulutnya bau kalo qiyas sekarang orang yang habis makan pete atau jengkol. Mereka yang bau dilarang masuk masjid sebelum dihilangkan baunya.

Mereka harus menghormati rumah Allah. Selain itu mereka juga harus menampilkan wajah Islam yang sejuk di mata dan harum di penciuman. Masih segar ingatan kita perihal Islamnya masyarakat Papua hanya karena melihat kebiasaan kaum muslimin menggunakan sabun.

Hidup itu jangan natural, gak pake mewangian. Polusi sekarang uda parah. Keluar sebentar baju uda bau asap dan bau keringet maka kalo baju gak kesemprot parfum siap2 aja jadi duta terminal.

Yang ingin saya tegaskan adalah memakai wangi2an adalah sunnah nabi, ini bagian dari dakwah. Jangan kalian yang sudah dikenal sebagai seorang dai dikenal pula baunya. Alm habib Mundzir pimpinan majelis rasulullah menggunakan parfum wardah. Pengikutnya ampe hapal wangi kesukaan gurunya.

Maka mengetahui macam2 minyak wangi adalah keharusan bagi suami dan istri. Suami harus tau wangi mana yang disukai istri dan begitupun sebaliknya. Dan jika kalian melakukan jima dalam kondisi gelap, uda gak keliatan tuh muka istri yang cantik, uda gelap kulit istri yang putih tapi bau tubuh pasanganmu tetap tercium. Paham kah ? Pasti paham kalo yang kayak beginian. Punya anak 4 masih gak paham juga sungguh T E R L A L U.

Saat Agus pergi haji saya titip dicariin minyak wangi misk (kesturi). Walau di condet toko minyak wangi seabreg2 tapi minyak dari Mekkah beda, lebih kental dan lebih tahan lama, harganya juga lebih mahal. Foto botol sudah saya kirim, merk dan nama minyak wangi sudah saya kasi. Cuma Agus masih nanya lagi, beberapa kali dia WA. Wah.. dia gak biasa pake minyak wangi, pikir saya. Benar saja, minyak wangi yang saya minta gak ketemu. Ada merk lain cuma karena saya uda gak yakin dengan selera Agus mending gak usah. Kuatir uda mahal2 tapi gak memuaskan.

Untung ada temen saya yang pergi haji ama suaminya. Saya WA dia yang lagi di Mekkah, saya hanya sekali WA beliin yang kayak gini kalo gak ketemu cari merk lain yang penting wangi. Alhamdulillah dapet dan wanginya sesuai. Emang jika sesuatu diserahkan bukan pada ahlinya bisa berantakan. Kalo tau Rachma ada di grup ini mending saya titip ke dia bukan ke Agus. Untung saya cuma nitip minyak wangi ke Agus, gimana kalo saya titip negara ?

Minyak wangi kesturi saya pake buat sholat, sebotol 6 ml harganya 63 real (240 ribu), mahal banget. Jauh lebih mahal dari minyak wangi harian saya, Noore buatan sini 50 ml cuma 190 ribu. Buat Allah kita berikan yang paling baik.

Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. (An Najm : 21-22)

Jangan yang mahal untuk manusia sementara saat menghadap Allah pake yang murah. Ini sama aja dengan orang kafir yang mengambil anak laki2 untuk dirinya sementara untuk Allah anak perempuan. Anak laki2 lebih berharga daripada anak perempuan dalam tradisi Arab.

Kesturi ini asalnya dari rusa jantan. Saat musim kawin rusa jantan mengeluarkan bau kesturi dari badannya untuk menarik perhatian rusa betina. Jadi dulu kalo pengen dapetin sebotol kesturi asli harus bunuh satu ekor rusa jantan. Itu sebabnya kesturi minyak wangi termahal saat itu. Kalo yang saya beli kan KW-nya entah KW berapa, itu pun uda mahal menurut saya.

Sengaja saya ceritakan ini ke bapak2 disini, agar jangan coba2 bersaing the man with kesturi’s smell. Kalo saya pake kesturi ini jangankan Ayana Moon, rusa betina aja bisa kepincut… ??

So.. Ferry Suranto dan ikhwah lainnya, kalian boleh saja beralasan tidak biasa menggunakan minyak wangi tapi kalo kalian menghadap Allah tidak wangi, sungguh kelewatan. Bagaimana doa kalian mau dikabulkan jika kalian tidak beradab bertemu denganNya.

Saat Jokowi memanggil calon menteri mereka mengenakan drescode putih hitam. Gak punya disiapin oleh pihak istana. Dan saya yakin mereka pasti pake parfum semua. Yang mau jadi menteri 5 tahun, itu juga kalo gak direshuffle, mau aja ikut aturan istana. Lalu kenapa kita biarkan diri tak beradab saat bertemu denganNya ? Padahal Allah panggil kita untuk jadi ahlus surga, yang bukan sekedar 5 tahun tapi untuk selamanya.

Bertemu Allah itu cuma 5 kali sehari yang wajib maka manfaatkan momen tersebut sebaik2nya. Berpakaian yang rapi, beraroma yang harum, nanti jika Dia bertanya untuk apa kamu lakukan itu maka jawablah untukMu ya Allah. Demikian kita mempersepsikan diri saat akan sholat.

Coba kalian bayangkan jika sholat berpakaian ala kadarnya, beraroma keringet trus ditanya untuk apa kamu lakukan itu, lalu apa jawabmu ?

Kemarin malam terlintas dalam benak saya saat sholat tahajud. Melihat istri dan anak sedang tidur, mendengar tak ada suara disekeliling artinya tetangga juga pada tidur, terbayang pada waktu itu hanya saya seorang diri yang wangi dan rapih. Lalu bagaimana mungkin doa tertolak ?

Feri, Agus dan temen2nya yang gak kenal minyak wangi pernah bayangin ini gak ?

Abis baca materi ini langsung deh pada beli minyak wangi. Hidup jangan kebanyakan teori tapi minim praktek. Setinggi apapun pemahaman aqidah kita, itu adalah teori. Sekuat apapun keyakinan kita, itu belum terbukti. Jangan ngaku iyyaka na’budu wa iyyaka nastain kalo parfum refill 20ribu aja gak kebeli. Setelah materi ini kalo kalian ketemu saya akan saya cium baju kalian, pengen tau dipraktekkin apa gak.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: