Istriku Sayang Berdandanlah yang Cantik

Istriku berdandanlah
Ilustrasi foto: ruangmuslimah.co
Bagikan

Istriku Sayang Berdandanlah yang Cantik dan Tidak Mahal

Oleh: Ust.Deni Prasetio, SKM

Dalam konteks rumah tangga, suami istri itu harus menampilkan wajah tercantik/tergantengnya dihadapan pasangan, menyampaikan tutur kata terindah untuk pasangan, dan menampilkan perilaku terbaiknya untuk pasangan. Itu konsekuensi kita sebagai manusia. Jangan percaya dengan omongan kita disatukan oleh dakwah, hidup untuk dakwah. Sehingga gak peduli penampilan, gak pernah beli minyak wangi, masker, pelembab, dan cream siang malam. Emak2 jangan dengerin omongan kayak gitu, yang ngomong begitu sekarang bininya uda dua, ada yang tiga. Tau kenapa dia kawin lagi ? Karena istrinya uda gak menarik !

Sekarang ini banyak banget pengikut setan berbungkus kebebasan. Dulu saat RUU pornoaksi dan pornografi ada pendukung yang demo bawa tulisan : t*t*k aku urusan aku. Dia demo pake baju ama celana. Kalo dia demo sambil telanjang cuma ditutupi papan demo seperti yang dilakukan orang bule maka saya yakin dia minta kebebasan pornografi di negeri ini. Tapi kalo dia demo pake baju itu artinya dia nyuruh orang lain yang telanjang. Yang kayak gini kerjaan setan. Nyuruh orang zina sementara dia gak zina, nyuruh orang mabuk sementara dia gak mabuk. Ini perilaku setan.

Ada lagi yang jadi pengikut setan berbungkus agama. Pintar kasi nasehat tentang bahaya tabaruj (menampakkan perhiasan secara berlebihan kepada laki2 bukan mahram) dan sebagainya. Akhwat gak usah berdandan, gak usah pake lipstik, gak usah pake maskara. Ee.. giliran kawin lagi dia pilih artis yang baru hijrah ketimbang akhwat pengajian. Beribu alasan syar’i bisa dia sampaikan kenapa menikahi artis tapi kita semua tau kalo dandanan artis lebih ‘menyala’ daripada dandanan akhwat.

Mari kita kembali kepada sunnah. Nabi ﷺ pake minyak wangi maka kitapun pake minyak wangi. Nabi tidak melarang para istri berdandan untuk suami maka berdandanlah.

Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri salihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan menaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya. (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam al-Jami’ush Shahih 3/57, “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”)

Dijelaskan bahwa yang dimaksud bila dipandang akan menyenangkannya adalah karena keindahan dan kecantikannya secara lahir, karena bagusnya akhlaknya secara batin, atau karena dia senantiasa menyibukkan dirinya untuk taat dan bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala (Ta’liq Sunan Ibnu Majah, Muhammad Fuad Abdul Baqi, Kitabun Nikah, bab “Afdhalun Nisa”, 1/596, ‘Aunul Ma’bud, 5/56).

Wajah harus dipoles agar cantik dan akhlak harus dihiasi agar indah. Ini namanya cantik luar dalam. Emak2 disini jangan hanya sibuk dengan ngaji, baksos, tatsqif, dsb tapi juga harus sibuk dengan dandan dan senam. Para suami siapin duit buat beli makeup istri, gak perlu ke salon tiap pekan seperti para artis. Cukup beliin paket wajah SK-II tiap bulan, siapin aja duit 2 jutaan.

Wah mahal banget… ? dua juta cuma buat muka doang belum rambut, badan, tangan, kaki, abis berapa tuh semuanya ? satu2 dulu, wajah dipoles biar bening setelah itu yang lain.

Kalo makeup nya merk VIVA gimana bang ? Boleh aja, tapi kalian tak boleh melirik wanita lain, tak boleh membicarakannya, dan tak boleh terbesit dalam hatimu wanita lain kecuali istrimu. Laki2 kebanyakan gaya beli makeup 20 ribu pengen istrinya secantik Ayana Moon. Bodoh aja kalo percaya ada orang pake VIVA trus jadi cantik. Makeup 20 ribu tentu beda jauh hasilnya dengan yang 2 juta.

Maksud saya nulis begini adalah kalo kemampuan dompetmu hanya 20 ribu maka tahan nafsumu diangka tersebut. Jangan kesengsem kalo liat artis atau jangan terpesona kalo liat selebgram. Syahwat tak boleh bergerilya diangka 2 juta. Kalo mau kepincut ama tukang sayur atau ama tukang ikan di pasar kramat jati aja. Itupun dengan catatan yang bermake up 20 ribu. Jangan bandingin istri bermakeup 20 ribu dengan wanita bermakeup 2 juta, ini gak apple to apple, ini gak adil. Paham ?

Dulu ada ikhwah yang mo ceraiin istrinya karena alasan gendut. Blegedes orang kayak gini… Kalo dia tiap bulan ngedrop uang 20 juta buat dihambur2in istrinya bolehlah protes soal badan. Tapi kalo suami masih kelas VIVA adalah zhalim menuntut istri agar bodynya selevel SK-II. Semua ada harganya. Jangan dikira wajah yang cantik dan body yang seksi tidak menghabiskan duit.

Kemarin viral istilah layangan putus sebagai curhatan seorang istri yang dimadu oleh istri kedua mantan artis yang baru hijrah. Masalah jadi runyam kalo istri pertama bermodalkan VIVA sementara istri kedua berbasis SK-II. Uda kalah umur, kalah pula di wajah. Istri gak peduli dengan penampilan. Mutiara ini gak sadar kalo dipoles cahayanya akan cemerlang seperti mutiara baru. Suami taunya kendaraan yang lama boros bensin, sering mogok, dan bantingannya keras. Dan entah kenapa solusi yang muncul selalu beli kendaraan baru. Suami gak ngeh kalo yang lama bisa dioverhaul dan diganti kaki2nya, sehingga kalo dipake serasa bawa kendaraan baru.

Dulu waktu masih di PKS saya sering gonta ganti liqo’, hampir tiap tahun dirombak ulang. Ternyata mayoritas ikhwah bernada sama tatkala membicarakan istrinya. Mereka berhadapan dengan istri yang kebanyakan ngaji sementara di luar rumah mereka berhadapan dengan wanita yang kebanyakan dandan. Ya jelas kebantinglah.

Tapi kalo iman kuat gak bakal mereka tertarik bang. Wuiih.. keren ngaji dimana nih sampai ada wanita cantik gak dilirik. Kalo saya kan laki2 normal liat wanita cantik tertarik sebagaimana nabi Yusuf

dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. (Yusuf : 24)

Ferry istri ente punya makeup gak ? tanya saya. Punya bang ada di tasnya, jawab Ferry. Good itu tanda dia adalah pakaian bagi Ferry, sebagai pelindung. Sebagai manager di PKPU (gak tau manager apa, di WA gak dijawab2 keburu selesai tulisannya) Ferry sering keluar kota. Ketemu wanita cantik sudah pasti apalagi di pesawat liat pramugari. Asal kalian tau ada jenis pekerjaan yang mewajibkan pekerjanya dandan seperti pramugari dan sales marketing. Di slip gajinya ada tunjangan kecantikan.

Ada temen akrab istri saya punya 5 anak. Kalian taulah bagaimana rupa akhwat dengan anak 5, bisa bedakkan aja uda syukur. Jangan ngebayangin Zaskia Mecca yang uda beranak 5, jauh… Suami temen istri ini selingkuh ama sales girl astra. Gara2nya dia mau beli mobil Innova trus kontak2an dan masih berlanjut walau Innova uda keluar STNK dan dibawa jalan, sepertinya sales girl ini pengen juga di-STNK-in biar bisa dibawa. Istrinya tau dan marah2 ampe ribut besar, belakangan istrinya sadar daripada suaminya bandingin antara kijang kotak di rumah dengan kijang kapsul diluar, lebih baik dia ke ketok magic. Ubah penampilan kijang kotak agar menjadi kijang kapsul.

Maka mulailah dia ke salon, nge-gym, dan klinik kecantikan. Alhasil suaminya lengket kembali seperti perangko. Yang ingin saya sampaikan kepada emak2 menjadi pakaian bagi suami adalah tujuan dari perkawinan. Dan jaman now makeup adalah bagian dari pakaian. Jadi istri itu jangan malu2in suami kalo dibawa kondangan ke gedung. Ada ikhwah ketemu saya saat kondangan di gedung, saya pikir dia sendirian gak taunya istrinya beberapa meter dibelakangnya. Ada pula ikhwah yang datang bergandengan tangan dengan istrinya, dipegang sedemikian rupa oleh istri seakan2 dia berkata “He’s mine”. Dari kedua peristiwa ini kita tau mana yang STNK nya masih kijang kotak dan mana yang uda jadi kijang kapsul.

Emak2 hiduplah dalam realita, setiap waktu selalu muncul HP baru dengan fitur yang canggih dan casing yang bagus. Jangan sampai suamimu berpaling pada produk baru, jangan sampai mereka kepincut oleh casing keluaran baru. Sebagus2nya casing, pemakaiannya tetap sama yakni digenggam. Secanggih2nya HP penggunaannya tetap sama yakni untuk telpon, WA, medsos, dst. Begitulah perempuan, secantik2nya istri kan cuma ‘digitu2in’ aja, gak ada fitur lain.

Yang membedakannya hanya satu, kemasannya. Yang ini polesan SK-II sementara yang dirumah polesan VIVA.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: