Seri Ibrahim dan Sarah: Kasih Sayang

Kisah Ibrahim dan Sarah_Kasih Sayang
Ilustrasi foto: kelaskayu.com
Bagikan

Seri Ibrahim dan Sarah: Kasih Sayang

Oleh: Ust.Deni Prasetio, SKM

Sarah cinta dengan Ibrahim. Melihat dirinya tak hamil2 beliau berpikir bagaimana nasib risalah dakwah ini, siapa yang akan melanjutkan. Akhirnya diputuskan meminta suaminya menikah lagi (Emak2 perhatikan kata yang dibold ya..). Sarah cinta dengan suaminya, cinta dengan jabatan suaminya sebagai nabi dan rasul sehingga memintanya untuk taadud, cinta dengan kebiasaan suaminya menjamu tamu sehingga membantunya. Ini yang namanya cinta lahir bathin.

Ibrahim cinta dengan Sarah. Melihat dirinya tak kunjung punya anak tak langsung menduakan istrinya. Padahal beliau hidup di masa berpoligami adalah lumrah apalagi bagi seorang pemimpin. Demi cintanya Ibrahim tak pernah berinisiatif menduakan Sarah. Demi cintanya kepada Sarah, Ibrahim membawa Hajar dan Ismail sejauh 1000 km. Wuiih jauhnya…

Bayangin jarak seribu kilo itu begini, misalkan Budi nikah lagi di Surabaya. Maka tiap akhir pekan dari Banjar Baru Kalsel dia ke Surabaya lewat jalur darat dan laut. Berangkat Jumat sore selama 37 jam menurut google map, baru sampe Surabaya hari Ahad jam 01.00 dini hari. Udah liat wajah bini mudanya dia balik lagi ke Banjar Baru karena Senin pagi harus kerja. Lha ngapain jauh2 dateng cuma diusap2 ? Padahal waktu minta izin nambah susahnya minta ampun, pake fit n proper test sgala. Ee.. uda dapet cuma diliatin. ?‍♂️

Begitu yang dilakukan Nabi Ibrahim. Jalan jauh dari Palestina ke Mekkah pas sampai disana walaa kalam walaa salam main tinggal aja. Duh… campur aduk perasaan Hajar hingga berkata, “Kenapa engkau tinggalkan kami ?”. Kalo Budi yang ditanya bisa jawab “pekan depan long weekend mas balik lagi pake nginep”. Sementara lisan Nabi Ibrahim kelu karena menjelaskan sebuah perintah Allah yang belum terbuka hikmahnya tidak mudah. Gak bisa dengan mudah berjanji besok saya kemari lagi. Dan sejarah mencatat Ibrahim nengokin keluarganya di Mekkah hanya 3 kali. Kalo gitu Ibrahim gak sayang dong ama keluarganya ?

(Baca juga: Seri Ibrahim dan Sarah: Keharmonisan Keluarga)

Hmm… kalian yang tiap hari ketemu dan tiap malam tidur bareng malah gak nyebut nama istri dihadapan Allah sementara Ibrahim menyebut mereka dalam doanya :
Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur. (Ibrahim : 37)

Jadi sekarang siapa yang tidak sayang kepada keluarga, Ibrahim yang hanya 3 kali bertemu atau kita yang tiap hari bersua ?

Nabi Ibrahim menikah dengan Hajar mengharap keturunan. Begitu hamil malah dibawa jauuuh ke Mekkah. Lha ngapain ? Semata2 karena cintanya kepada Sarah. Beliau tak ingin membuat Sarah susah. Sebab tatkala Hajar hamil, Sarah cemburu berat hingga bersumpah akan memotong anggota tubuh Hajar. Dimana2 kalo ada konflik antara istri pertama dan kedua, suami belain istri kedua. Tapi nabi Ibrahim mendahulukan Sarah karena yang membangun rumah tangga dari awal berbeda dengan yang menikah tatkala sudah mapan.

Dalam hadits riwayat Abu Dawud, bahwa Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan, “Rasulullah mengatakan bahwa wanita itu kalau sudah cemburu tidak bisa melihat mana atas lembah, mana bawah lembah.” Lembah itu dibawah kalo diatas disebutnya gunung, perbedaannya jauh sekali. Anak PAUD tau perbedaannya tapi istri kalo uda cemburu gak tau bedanya.

Repot juga ya bang punya istri cemburuan ? Cemburu itu tandanya cinta. Tak ada cinta yang tidak cemburu, Pas d’amour est pas jaloux kata pepatah kuno Perancis.

Qo istri bisa berbuat tega seperti itu saat cemburu ? Karena akalnya setengah. Yang uda S2 setengah juga akalnya ? Iya mau yang S2, S3 sampe S10 sekalipun akal seorang perempuan tetap setengah. Kasian banget cuma setengah. ??
Kalo akalnya gak setengah mereka gak bakal mau sama kita, maunya sama Lee Min Ho.

Wanita diciptakan dengan kecantikannya agar para pria terpikat dengan dirinya. Dan wanita diciptakan dengan akal yang setengah agar dia terpikat pada pria. Paham ?
Itu sebabnya ada kasus wanita muda nan cantik yang mau menikah dengan pria berumur dan bertampang pas2an.

Maka syukuri saja jika istrimu akalnya setengah sehingga mau menerima suami yang gak ganteng, gak kaya, dan gak terkenal. Dan syukuri jika istrimu cemburu itu tanda dia cinta, walau konsekuensinya berat. So sesimpel itu kan membina rumah tangga ?

Sarah cemburu luar biasa, tak mungkin menyatukan dua istri dalam satu kota atau bersebelahan. Harus dibawa sejauh mungkin. Dan pilihan itu sebagaimana perintah Allah adalah Mekkah. Pas tau Hajar mau dibawa ke Mekkah, hati Sarah melunak. Perempuan emang begitu, sejurus marah sejurus sayang. Timbul masalah, Sarah kadung sumpah akan memotong anggota tubuh Hajar. Orang2 tua kita dulu kalo sumpah selalu ditepati, kalau gak bisa ditepati mereka diam. Sumpah Sarah harus dilaksanakan lalu bagaimana solusinya. Nabi Ibrahim kasi solusi, telinga Hajar dilubangi sebagai realisasi sumpah Sarah. Maka jadilah Hajar sebagai wanita pertama yang dilubangi telinganya.

Nabi Ibrahim mencintai keduanya hingga memisahkan keduanya. Dengan terpisah masing2 fokus mendidik anaknya. Hajar dengan Ismail sementara Sarah dengan Ishaq. Didikan dua wanita mulia ini membuat anak2nya berakhlak mulia. Hingga mereka diangkat Allah menjadi nabi. Konflik rumah tangga akhirnya selesai lewat kasih sayang Ibrahim.

Jika kalian sayang kepada anak maka cintai istri agar dia mendidik anak dengan kemuliaan. Ane cinta kepada istri, bang. Aah.. masa ?

[6/28, 6:36 PM] Deni Prasetio: kalo lagi doa malam sambil doain istri pernah pegang anggota tubuh istri gak ?
[6/28, 6:53 PM] Arief Maulana Fkm: belum pernah. Mendoakan sambil pegang anggota tubuh istri biasanya kalau istri sedang sakit.

[6/28, 6:21 PM] Deni Prasetio: kalo doain pernah pegang anggota tubuh istri gak ?
[6/28, 6:27 PM] Budi Kuswanto FKM: Pernah bang sambil pegang anggota tubuhnya terutama tangan dan kepalanya…. Doa agar diberi rezeki sehat, berlimpah berkah usaha dagangannya, kejahatan agamanya, bersatu di dunia dan berlanjut di surga juga..
[6/28, 6:28 PM] Deni Prasetio: pas lagi doa di waktu malam itu ?
[6/28, 6:28 PM] Budi Kuswanto FKM: Oooo bukan bang, pas doa2 di waktu lain

[6/23, 1:12 PM] Deni Prasetio: Kalo lagi doain pegang badan istri gak ?
[6/23, 1:13 PM] Agus Rahmanto: Nggak bang
[6/23, 1:14 PM] Agus Rahmanto: Kalo abang megang istri juga gak ?
[6/23, 1:14 PM] Deni Prasetio: Slalu

Saya itu kalo doa malam selalu sebut nama istri dan anak. Sambil doain pegang kaki istri yang ada disebelah kanan. Dan seperti ada yang mengarahkan, disaat saya berdoa posisi tidur istri selalu mengarah ke saya. 10 menit jelang subuh istri yang selesai sholat merebahkan kepalanya di paha saya. Sembari dzikir saya usap2 kepalanya. Begitu yang terjadi tiap malam. Romantis kan…? Iyalah, jangan kalian tiru three musketer diatas. Gak pernah sebut nama istri, gak pernah pegang anggota tubuh istri saat berdoa. Ee.. sekalinya doain pas sakit. Kalian ini ampun2 dah.., sentuh istri pas sakit dan malam Jumat doang. ?‍♂️

Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: “Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu”. (Thaha : 10)

Kalian tau Nabi Musa ? pastilah tau. Seorang nabi yang memiliki badan kekar dan kuat. Batu yang hanya bisa digeser oleh beberapa pria dewasa oleh Musa cukup seorangan wae. Pukulannya luar biasa, sekali pukul orang langsung mati. Ini dahsyat. Padahal pukulan Mike Tyson yang dijuluki iron man cuma bisa menghempaskan lawan tidak bikin mati. Kalah jauh kekuatannya. Pernah datang malaikat maut, Musa yang tak tau main gampar aja hingga keluar biji matanya. Itu gambaran keperkasaan Musa.

Namun kalian tau bagaimana sikap Musa terhadap keluarganya ? Saat keluar dari negeri Madyan dengan tujuan Mesir, Musa dan keluarganya tersesat. Saat tersesat di malam hari dalam balutan dingin yang menggigit Musa mencari2 sesuatu yang bisa menghangatkan keluarganya. Kemudian beliau melihat ada api di lembah Thuwa seraya berkata kepada keluarganya, Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu”.

Duh… betapa sayangnya Musa terhadap keluarganya. Istri kedinginan maka beliau cari selimut untuk menghangatkannya. Masih kedinginan juga maka dirinya yang menjadi penghangat. Begitulah yang dilakukan oleh Musa. Sebetulnya momen bersama keluarga ini tidak penting dalam frame dakwah. Bisa diskip langsung pada segmen pengangkatan Musa sebagai Nabi di lembah Thuwa. Namun sebelum bicara dakwahnya Musa, Al Quran justru bicara tentang sikap Musa terhadap keluarganya.

Keluarga nomer satu sebelum dakwah karena dengannya dakwah bisa ditopang. Itu pelajaran pertama. Pelajaran kedua liat bagaimana lembutnya hati seorang Musa terhadap keluarganya. Kalo seorang Ery Irawan bersikap lembut itu biasa, mergo dekne tinggale neng solo. Tapi jika seorang perkasa nan kuat bersikap lembut, kita jadi surprise melihatnya. Nah segmen inilah yang diperlihatkan Al Quran kepada kita. Seberapa kuatkah dirimu dan seberapa perkasanya tubuhmu, jika Musa bisa berkata kepada istrinya : Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, lalu mengapa sekedar memegang tangan istri seraya mendoakannya kalian sering luput ?

Istrinya Musa kedinginan maka berjalanlah Musa mencari2 sesuatu yang dapat menghangatkan keluarganya. Pencarian ini jauh hingga ke lembah Thuwa. Istri2 kalian kedinginan butuh selimut doa. Istri2 kalian menggigil butuh sentuhan tanganmu berbalut ucapan : “Tidurlah beib, biarlah kangmas lebih dulu berlari menghadapNya”. ❤️

Masalahnya yang bangun malam duluan istri bukan suami bang, kata emak2. Setdah enak bener jadi suami. Uda dilayani kebutuhan nafsunya, dilahirkan anak2nya, ee… istri masih disuruh lari duluan mencari kehangatan hidup.

Nabi Musa pukulannya keras, fisiknya kuat namun hatinya lembut. Ini bapak2 uda pukulannya lemah, fisiknya rentan, hatinya malah keras. ??

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: