Cara Menggunakan Termometer Non Kontak untuk Ukur Suhu Tubuh

Cara menggunakan termometer non kontak suhu tubuh
Ilustrasi foto: bsn.go.id
Bagikan

Cara Menggunakan Termometer Non Kontak untuk Ukur Suhu Tubuh

Oleh: Muhyidin, SKM

Mengukur suhu seseorang dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satu metode untuk mengukur suhu permukaan seseorang adalah dengan menggunakan termometer inframerah non-kontak / Non-Contact Infrared Thermometers (NCIT). Masyarakat umum biasanya menyebut NCIT ini dengan istilah termometer tembak atau Thermo Gun. NCIT dapat digunakan untuk mengurangi risiko kontaminasi silang dan meminimalkan risiko penyebaran penyakit. Walaupun biasanya 98,6 ° F (37,0 ° C) dianggap sebagai suhu “normal”, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa suhu tubuh “normal” dapat berada dalam kisaran yang luas, dari 97 ° F (36.1 ° C) hingga 99 ° F (37.2). ° C). Sebelum NCIT digunakan, penting untuk memahami manfaat, keterbatasan, dan penggunaan yang tepat dari termometer ini. Penggunaan NCIT yang tidak tepat dapat menyebabkan pengukuran suhu yang tidak akurat.

Manfaat NCIT / Termometer Tembak

  • Pendekatan non-kontak dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit di antara orang yang dievaluasi
  • Mudah digunakan
  • Mudah dibersihkan dan didisinfeksi
  • Mengukur suhu dan menampilkan bacaan dengan cepat
  • Memberikan kemampuan untuk mengambil kembali suhu dengan cepat

Keterbatasan NCIT

  • Bagaimana dan di mana NCIT digunakan dapat mempengaruhi pengukuran (misalnya, penutup kepala, lingkungan, pemosisian di dahi).
  • Jarak dekat yang diperlukan untuk mengukur suhu seseorang dengan benar merupakan risiko penyebaran penyakit antara orang yang menggunakan perangkat dan orang yang dievaluasi.
Termometer-suhu-tubuh-vs-termometer-industri
Termometer suhu tubuh vs termometer industri

Penggunaan NCIT yang benar

Orang yang menggunakan perangkat harus secara ketat mengikuti pedoman pabrik dan instruksi untuk digunakan untuk NCIT spesifik yang digunakan. Instruksi pabrikan untuk penggunaan biasanya mencakup informasi dan rekomendasi berikut untuk penggunaan yang tepat:

Mempersiapkan Lingkungan dan NCIT:

Lingkungan penggunaan dapat memengaruhi kinerja NCIT. Instruksi biasanya akan mencakup rekomendasi untuk penggunaan optimal, seperti berikut ini:

  • Gunakan di ruang bebas angin dan sinar matahari langsung atau dekat sumber radiasi panas.
  • Tentukan apakah kondisinya optimal untuk digunakan. Biasanya, suhu lingkungan harus antara 60,8-104 0F (16-40 0C) dan kelembaban relatif di bawah 85 persen.
  • Tempatkan NCIT di lingkungan pengujian atau ruangan selama 10-30 menit sebelum digunakan untuk memungkinkan NCIT menyesuaikan dengan lingkungan.

Membersihkan Antara Penggunaan:

Untuk membersihkan NCIT di sela-sela penggunaan, ikuti instruksi di bagian Membersihkan dan Mendisinfeksi instruksi produk. Kebanyakan NCIT tidak boleh direndam dalam air atau cairan lain.

Mempersiapkan Orang yang Dievaluasi:

Dalam persiapan untuk melakukan pengukuran suhu dengan NCIT, orang yang menggunakan NCIT biasanya harus memastikan hal bahwa:

  • Area uji dahi bersih, kering dan tidak terhalang selama pengukuran.
  • Suhu atau suhu tubuh orang tersebut di area uji dahi belum meningkat atau berkurang dengan mengenakan pakaian berlebihan atau penutup kepala (misalnya ikat kepala, bandana), atau dengan menggunakan produk pembersih wajah (misalnya tisu kosmetik).
Cara menggunakan termometer yang benar, menggunakan termometer suhu tubuh
Cara menggunakan termometer yang salah, menggunakan termometer industri
Cara menggunakan termometer yang benar, terkena sinar matahari langsung

Menggunakan NCIT:

Seperti disebutkan sebelumnya, orang yang menggunakan perangkat harus benar-benar mengikuti pedoman pabrikan dan instruksi untuk digunakan untuk NCIT spesifik yang digunakan. Secara khusus, berikut ini adalah instruksi khusus untuk penggunaan NCIT.

  • Pegang bidang penginderaan NCIT secara tegak lurus ke dahi dan perintahkan orang tersebut untuk tetap diam selama pengukuran.
  • Jarak antara NCIT dan dahi spesifik untuk setiap NCIT. Konsultasikan instruksi pabrik untuk jarak pengukuran yang benar.
  • Jangan menyentuh area penginderaan NCIT dan menjaga sensor tetap bersih dan kering.
  • Gunakan termometer infra merah klinik, bukan termometer infra merah untuk industri Termometer klinik dirancang khusus untuk mengukur suhu badan dengan rentang ukur 30 °C ~ 42 °C sehingga memberikan hasil pengukuran suhu badan yang lebih dapat diandalkan. Sedangkan thermometer industri mempunyai rentang ukur suhu yang jauh lebih lebar dengan tingkat kesalahan relatif lebih tinggi. ýKedua thermometer tersebut juga biasa disebut thermo-gun. Cek buku petunjuk untuk memastikan anda mempuyai termometer yang sesuai.
  • Gunakan sarung tangan pada saat menggunakan termometer Bila tidak memakai sarung tangan, maka hasil ukur termometer ini akan terpengaruh oleh panas telapak tangan.
  • Cek dan ganti baterei secara berkala Seiring dengan bertambahnya lama waktu pemakaian maka daya baterei semakin berkurang dan akan berpengaruh pada hasil pembacaan sehingga baterei perlu diganti dengan baterei yang baru.
  • Tempatkan termometer di depan dahi/kening orang yang diukur suhunya pada arah dan jarak yang sesuai dengan petunjuk yang ada pada buku petunjuk pemakaian. Jarak sangat mempengaruhi hasil pembacaan. Jarak yang terlalu jauh akan menyebabkan suhu badan terdeteksi lebih rendah dari yang sebenarnya. Setiap thermometer mempunyai jarak ukur yang berbeda-beda. Beberapa termometer mensyaratkan jarak ukur (2-3) cm. Sebagian yang lain mensyaratkan jarak ukur (5-15) cm, sebagian yg lain lagi mensyaratkan jarak maksimum 5 cm. Oleh karena itu sangat penting untuk mengecek jarak ukur di buku petunjuk.
  • Ulangi pengukuran apabila penunjukan suhu > 37,5°C atau <35 °CSuhu badan di atas 37,5°C menunjukan gejala demam. Sebaliknya, suhu di bawah 35 °C juga terlalu rendah bagi manusia yang sehat. Oleh karena itu perlu dipastikan dengan pengukuran ulang. Perlu diketahui juga bahwa suhu badan akan naik apabila yang bersangkutan baru saja melakukan aktifitas fisik.

Apakah Thermo Gun / Termometer Tembak Berbahaya?

Sempat beredar berita hoax / berita bohong bahwa termometer tembak untuk mengukur suhu dikhwatirkan dapat merusak jaringan otak. Termometer tersebut digunakan untuk memeriksa kabel panas.

Yang perlu dipahami bahwa ada 2 jenis thermo gun yaitu thermo gun medis dan thermo gun industri. Thermo gun menggunakan infrared bukan laser. Jenis ini tergolong aman digunakan dan sudah lolos uji kesehatan. Alat ini juga tidak mempengaruhi sistem saraf dan retina.

Jadi, ketika di tempat umum seperti di Rumah Sakit, Pusat Perbelanjaan dan Perkantoran yang melakukan pengukuran suhu tubuh pengunjung yang memasuki area tersebut, maka thermo gun tersebut aman. Tidak perlu khawatir ya. Yang paling penting tetap pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun dan patuhi protokol kesehatan selama pandemi ini agar kita tetap sehat.

Perbedaan antara Termometer Medis dan Termometer Industri

Untuk mengukur suhu pada manusia, Anda memerlukan termometer tembak inframerah yang dirancang untuk penggunaan ini. Mari kita jelaskan mengapa;

Termometer infrared industri / lingkungan mengukur suhu permukaan pada rentang suhu yang luas agar sesuai dengan banyak aplikasi industri. Suhu yang diukur dalam kategori termometer ini dapat berkisar dari -60 hingga lebih dari 500 °C. Tingkat jangkauan ini berarti ada kekurangan dalam akurasi pengukuran. Termometer infrared industri / lingkungan memiliki faktor kesalahan yang rata-rata sekitar ± 1 hingga 1,5 ° C, yang lebih dari memuaskan untuk sebagian besar aplikasi industri / lingkungan.

Sebaliknya, output termometer infrared medis harus jauh lebih akurat, dan kisaran suhu hanya perlu memikul suhu tubuh manusia yang diharapkan. Termometer infrared medis memiliki kisaran di suatu tempat di bidang 32 ° C hingga 42,5 ° C, dan Anda dapat mengharapkan tingkat akurasi ± 0,1 ° C. Mengingat perbedaan antara baik dan tidak sehat hanya beberapa derajat, termometer industri adalah alat yang tidak tepat.

Termometer tembak (thermo gun) medis) aman untuk manusia
Termometer tembak (thermo gun) medis aman untuk manusia

Referensi:

  • www.fda.gov/medical-devices/general-hospital-devices-and-supplies/non-contact-infrared-thermometers
  • www.bsn.go.id/main/berita/detail/11010/tips-penggunaan-termometer-non-kontak-untuk-mengukur-suhu-tubuh
  • www.kompas.com/sains/read/2020/07/20/132800023/-hoaks-thermo-gun-disebut-berbahaya-untuk-otak-begini-faktanya?page=all
  • www.instrumentchoice.com.au/news/what-s-the-difference-between-medical-and-industrial-ir-thermometers

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Silahkan di share, jangan di copas ya...