Ilustrasi foto: seputarislam.id
Oleh: Ust.Deni Prasetio, SKM
Ramadhan sebentar lagi meninggalkan kita. Masih tersisa tiga hari lagi paling banyak. Perjuangan meraih ampunan dan rahmatNya belum selesai. Sebuah ungkapan dari salafus sholeh sangat tepat menggambarkan suasana saat ini.
Kuda pacu jika sudah mendekati garis finish maka akan dipacu sekencang2nya.
Akhir Ramadhan sudah terlihat maka inilah saatnya kita memacu amal sebanyak2nya dan sekencang2nya agar Allah melihat kesungguhan dan keseriusan kita dalam berlomba di bulan ampunan ini. Sebab perihal ampunan dari Allah yang ganjarannya surga gak boleh berleha2 atau bermalas2an.
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (3 : 133)
Wa saari’u artinya dan cepat2lah. Gak boleh lambat apalagi telat dan gak boleh lamban apalagi malas.
Berbicara mengenai kuda pacu saya ingat dengan surah al Adiyat. Surah ini berbicara tentang kuda yang dipacu melewati batas kemampuan hingga terengah2.
Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah (100 : 1)
Untuk apa kuda ini dipacu ? demi memenuhi hasrat tuannya.
Untuk apa kita berlomba2 di sisa Ramadhan ini? Demi memenuhi perintah Sang Pemilik (Allah swt).
Ramadhan bentar lagi finish, kemarin angkatan ’96 memberikan pelajaran berharga. Hanya dalam kurun waktu semalam 9 orang transfer dana santunan yatim dengan total pemasukan 4,5 juta. Amazing… Menakjubkan bagi yang transfer dan menakjubkan bagi yang japri. Seakan2 mereka memborong lailatul qadr.
Kita jangan kalah, pacu kuda dalam ibadah. Biarkan tubuh ini terengah2, biarkan kaki ini terkulai, biarkan mata ini terkantuk2. Keluarkan semua yang dimiliki, habiskan di jalan Allah.
Dan jika kelak Dia bertanya untuk apa kau lakukan itu ?
Maka jawablah semua kulakukan demi-Mu wahai Tuhanku.
Wanita yang Dikirimi Salam dari Langit Dulu rumahnya semerbak gaharu dan gudangnya penuh sutra, emas…
Istri yang Menyerahkan Gilirannya Agar Tetap Membersamai Nabi SAW di Surga Ada seorang istri yang,…
Ternyata, Kewajiban dalam Rumah Tangga itu Sedikit Banyak pertengkaran rumah tangga bukan karena kurangnya cinta,…
Malam Ketika Al-Quran Diturunkan: Sejarah, Fakta, dan Hikmahnya Sepanjang sejarah, ada malam-malam yang lebih utama…
Pasukan Santri dalam Tubuh Kita: Belajar Ketekunan dan Pengorbanan Sel Darah Putih Pernahkah kita membayangkan,…
Strategi Iblis dan Seni Tipu Daya: Belajar Waspada dari "Pakar Marketing" Tertua di Dunia Iblis,…
This website uses cookies.