Ilustrasi foto: ubaya.ac.id
Berikut ini beberapa contoh soal-soal Matematika pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
1. Nilai yang memenuhi agar kalimat “(Sx + 1 = 16) dan 2 adalah bilangan genap” bernilai benar adalah …
(A) 2 (C) 2 (E) 6
(B) 3 (D) 5
Jawaban: B
Kalimat “(5x + 1 = 16) dan 2 adalah bilangan genap” adalah konjungsi p ∧ q dan 2 adalah bilangan genap sudah benar (q).
Agar p benar maka nilai x harus bernilai 3 (5.3 + 1 = 16).
2. Invers dari “jika x > 0 maka x² + 2x – 4 ≤ 0 ” adalah …
(A) jika x>0 maka x² +2x-4 >0
(B) jika x≤0 maka x² +2x-4 >0
(C) jika x≤0 maka x² +2x-4 ≥ 0
(D) jika x<0 maka x² +2x-4 ≥ 0
(E) jika x<0 maka x² +2x-4 > 0
Jawaban: B
Invers dari p=>q adalah ∼p⇒ ∼q. Jadi, invers dari “jika x>0 maka x² +2x-4≤0 “adalah jika x≤ maka x² +2x-4>0
3. Jika diketahui tiga pernyataan berikut:
P : Jakarta ada di Pulau Bali
Q : 2 adalah bilangan prima
R : Semua bilangan prima adalah bilangan ganjil
Pernyataan majemuk berikut ini yang bernilai benar adalah …
(A) (-P ∨ Q) ∧ R (D) P ⇒ R
(B) (-Q ∨ R) ∧ (-Q ∨ R) (E) -R ∧ -(Q ∧ R)
(C) (-P ∧ -Q) ∧ (Q ∨ -R)
Jawaban: E
Diketahui tiga pernyataan berikut:
– P: Jakarta ada di Pulau Bali ⇒ P = salah (S)
– Q= 2 adalah bilangan prima ⇒ Q = benar (B)
– R= semua bilangan prima adalah bilangan ganjil ⇒ R = salah (S)
Pernyataan majemuk yang benar adalah:
-R ∧ -(Q ∧ R)
Karena -R ∧ -(Q ∧ R) = – S ∧ -(B ∧ S) = – S ∧ -S = B ∧ B = B
4. Jika g(x) = (x+ 1) dan (f o g) (x) = x² + 3x + 1, maka f(x) = …
(A) x² +5x+5 (C) x² +4x+3 (E) x² +3x-1
(B) x² +x-1 (D) x² +6x+ 1
Jawaban: B
Gunakan pemisalanuntuk g(x) = (x+1) → t = x+1 ⇒ x = t-1
Jika (f o g)(x) = f(x+ 1) = x² +3x+ 1 maka
f(t – 1 + 1) = (t – 1)² + 3 (t – 1) + 1 → f (t) = t² + t – 1
Ubah t menjadi x, maka didapat: f(x) = x² +x-1
5. Jika f(x) = √x=1 dan g(x) = 1 / (x² -1), maka daerah asal fungsi komposisi g o f adalah ……..
(A) -∞<x<∞ (C) x < 0 atau x > 0 (E) x< 0 atau x > 1
(B) x > -1 (D) -1 < x < 0 atau x >0
Jawaban: D
Daerah asal bergantung fungsi f dan g
f(x) = √x=1 daerah asalnya adalah x + 1 > 0 ⇒ x > -1
(g o f)(x) = 1 / (√x + 1 – 1) maka x tidak boleh nol agar terdefinisi
Lalu x tidak boleh kurang dari -1 (misalkan 2), agar √x + 1 ada nilainya,
maka jawaban yang mungkin adalah -1 < x < 0 atau x > 0
6. Dalam bentuk pangkat rasional,
(A) x13/30 (C) x13/10 (E) x39/10
(B) x31/30 (D) x31/10
Jawaban: A
7. Dalam bentuk pangkat positif,
(A) (x + y) (x – y) (D) x (x-y)
(B) – (x+y) (x-y) (E) -x (x-y)
(C) (x-y)²
Jawaban: A
8. Diberikan persamaan
Jika X0 memenuhi persamaan maka nilai 1 – ¾ X0 = ……..
(A) 1 3/1 (C) 1 3/4 (E) 1 3/4
(B) 1 1/4 (D) 2 1/3
Jawaban: D
9. Penyelesaian persamaan 32x+1 + 27 = 82 . 3x adalah …
(A) (-1, -3) (C) (-1, 3) (E) (1, 3)
(B) (-2, 1) (D) (-1, 2)
Jawaban: C
32x+1 + 27 = 82 . 3x → 3(3x)2 – 82 . (3x) + 27= 0 → [3(3x) -1][(3x) – 27] = 0
(3x) = 1/3 → x=-1 atau (3x) =27 → x=3
10. Jika a> 0, b > 0, dan a ≠ b, maka
11.
12.
14.
15.
Wanita yang Dikirimi Salam dari Langit Dulu rumahnya semerbak gaharu dan gudangnya penuh sutra, emas…
Istri yang Menyerahkan Gilirannya Agar Tetap Membersamai Nabi SAW di Surga Ada seorang istri yang,…
Ternyata, Kewajiban dalam Rumah Tangga itu Sedikit Banyak pertengkaran rumah tangga bukan karena kurangnya cinta,…
Malam Ketika Al-Quran Diturunkan: Sejarah, Fakta, dan Hikmahnya Sepanjang sejarah, ada malam-malam yang lebih utama…
Pasukan Santri dalam Tubuh Kita: Belajar Ketekunan dan Pengorbanan Sel Darah Putih Pernahkah kita membayangkan,…
Strategi Iblis dan Seni Tipu Daya: Belajar Waspada dari "Pakar Marketing" Tertua di Dunia Iblis,…
This website uses cookies.