Oleh: Muhyidin, SKM
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah suatu sistem yang terstruktur berarti memastikan bahwa aspek umum dan khusus dari apa yang organisasi dikelola secara efektif untuk memenuhi standar keselamatan dan kesehatan yang tinggi (Waring, 1996). Menurut Australian Standard/New Zealand Standard (AS/NZS) 4801:2001 tentang Occupational health and safety management systems – Specification with guidance for use, SMK3 didefinisikan sebagai bagian dari keseluruhan sistem manajemen yang meliputi struktur organisasi, perencanaan aktivitas, tanggung jawab, praktik, prosedur, proses, dan sumber daya untuk mengembangkan, menerapkan, mencapai, meninjau dan memelihara kebijakan K3, dan mengelola risiko K3 terkait dengan bisnis organisasi.
Secara garis besar berikut ini sejarah SMK3.
Pada tahun 1996, British Standards Institution (BSI), memperkenalkan standar sistem keselamatan yang pertama yaitu dengan mempublikasikan BS 8800. Kemudian pada tahun 1996, pemerintah Indonesia juga mengeluarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) No.05 Tahun 1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Pada Permenaker tersebut tercantum pada pasal 3 bahwa Setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak seratus orang atau lebih dan atau mengandung potensi bahaya yang ditimbulkan oleh karakteristik proses atau bahan produksi yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja seperti peledakan, kebakaran, pencemaran dan penyakit akibat kerja wajib menerapkan Sistem Manajemen K3.
Ada 5 prinsip SMK3 pada Permenaker No.05 tahun 1996 tersebut yaitu:
Pada tahun 1999, BSI mempublikasikan awal standar OHSAS series pada tahun 1999. Saat itu OHSAS terdiri dari seri 18001 tentang persyaratan dan seri 18002 tentang panduan implementasi. Walaupun banyak perusahaan yang memulai implementasi dan sertifikasi OHSAS 18001:1999, namun The International Organization for Standardization (ISO) belum memasukkannya sebagai standar internasional ISO.
Setelah 8 tahun sejak diperkenalkan standar OHSAS 18001, BSI kemudian melakukan penyempurnaan dari seri sebelumnya yaitu OHSAS 18001:2007. Salah satu penyempurnaannya yaitu penambahan faktor kesehatan. OHSAS 18001:2007 juga memasukkan elemen dan mendekatkan dengan struktur ISO 9001 dan ISO 14001 untuk memudahkan integrasi ke depannya.
Selanjutnya di tahun 2012, pemerintah Indonesia memperkuat regulasi tentang kewajiban penerapan SMK3 bagi perusahaan yang mempunyai karyawan ≥ 100 orang atau <100 orang tetapi memiliki risiko tinggi. Secara hierarki regulasi di Indonesia, Peraturan Pemerintah (PP) No.50 Tahun 2012 ini lebih tinggi dibandingkan Permenaker No.05 Tahun 1996. Bagi perusahaan yang melakukan sertikasi SMK3 sesuai PP 50 tahun 2012, perusahaan akan mendapatkan sertikat SMK3 dari pemerintah Indonesia.
Sebelum 2018, ISO belum menerbitkan standar terkait SMK3. Terkait banyaknya desakan agar ISO menerbitkan standar SMK3 dan juga karena kebutuhan dunia industri, maka terbitlah ISO 45001:2018 tersebut (OHSAS 18001 bukan produknya ISO).
Dengan terbitnya ISO 45001 tersebut, secara otomatis OHSAS 18001 sudah tidak berlaku. Perusahaan yang sudah tersertifikasi OHSAS 18001 diberikan tenggat waktu 3 tahun sejak terbitnya untuk beralih ke standar ISO 45001 tersebut (hingga Maret 2021).
Manfaat penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja bagi perusahaan menurut Tarwaka (2008) adalah :
Referensi:
BSN (2019). Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Berbasis SNI ISO 45001:2018
Gunawan, FA., dkk (2016). Manajemen Keselamatan Operasi: Membangun Keunggulan Operasi dalam Industri Proses. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
International Standard Organization. 2018. ISO 45001 – Occupational health and safety
Wanita yang Dikirimi Salam dari Langit Dulu rumahnya semerbak gaharu dan gudangnya penuh sutra, emas…
Istri yang Menyerahkan Gilirannya Agar Tetap Membersamai Nabi SAW di Surga Ada seorang istri yang,…
Ternyata, Kewajiban dalam Rumah Tangga itu Sedikit Banyak pertengkaran rumah tangga bukan karena kurangnya cinta,…
Malam Ketika Al-Quran Diturunkan: Sejarah, Fakta, dan Hikmahnya Sepanjang sejarah, ada malam-malam yang lebih utama…
Pasukan Santri dalam Tubuh Kita: Belajar Ketekunan dan Pengorbanan Sel Darah Putih Pernahkah kita membayangkan,…
Strategi Iblis dan Seni Tipu Daya: Belajar Waspada dari "Pakar Marketing" Tertua di Dunia Iblis,…
This website uses cookies.