Ilustrasi foto: environment-indonesia.com
Oleh: Muhyidin, SKM
Tujuan dari standar ini adalah untuk memberikan organisasi suatu kerangka kerja untuk melindungi lingkungan dan tanggap terhadap perubahan kondisi lingkungan dalam menyeimbangkan kebutuhan sosialekonomi. Standar ini menentukan persyaratan yang memungkinkan suatu organisasi untuk mencapai hasil yang diharapkan yang telah organisasi tetapkan untuk sistem manajemen lingkungannya.
Pendekatan sistematis dalam pengelolaan lingkungan dapat memberikan manajemen puncak informasi untuk membangun kesuksesan dalam jangka panjang dan membuat pilihan untuk berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dengan :
Standar ini, seperti Standar Nasional lainnya, tidak dimaksudkan untuk menambah atau mengurangi persyaratan hukum organisasi. Mengadopsi Standar ini, tidak serta merta akan menjamin hasil lingkungan yang optimal. Penerapan Standar ini dapat berbeda dari satu organisasi dengan organisasi lainnya karena konteks organisasinya. Dua organisasi dapat melaksanakan kegiatan yang serupa, namun dapat memiliki perbedaan dalam kewajiban penaatan, komitmen dalam kebijakan lingkungan, teknologi lingkungan dan capaian kinerja lingkungan, namun keduanya dapat sesuai dengan persyaratan Standar ini.
Standar ini menetapkan persyaratan untuk sistem manajemen lingkungan suatu organisasi yang dapat digunakan oleh organisasi untuk meningkatkan kinerja lingkungannya. Standar ini dimaksudkan untuk digunakan oleh organisasi dalam upaya untuk mengelola tanggung jawab lingkungan dengan cara sistematis yang memberikan kontribusi pada pilar lingkungan dari pembangunan berkeberlanjutan.
Standar ini membantu organisasi mencapai hasil yang diharapkan dari sistem manajemen lingkungannya, yang memberikan manfaat bagi lingkungan, bagi organisasi itu sendiri dan pihak berkepentingan. Hasil yang diharapkan dari penerapan sistem manajemen lingkungan yang konsisten dengan kebijakan lingkungan organisasi meliputi:
Standar ini dapat diterapkan untuk setiap organisasi, tanpa memandang ukuran, jenis dan sifat, dan berlaku untuk aspek lingkungan dari kegiatan, produk dan jasa sehingga organisasi yang menentukan aspek lingkungan tersebut dapat megendalikan atau mempengaruhinya dengan mempertimbangkan perspektif daur hidup. Standar ini tidak menyatakan kriteria kinerja lingkungan tertentu.
Standar ini dapat digunakan keseluruhan atau sebagian untuk memperbaiki secara sistematis manajemen lingkungan. Bagaimanapun, klaim kesesuaian dengan standar ini tidak dapat diterima kecuali semua persyaratan telah dimasukkan ke dalam sistem manajemen lingkungan organisasi dan telah terpenuhi tanpa pengecualian.
Organisasi harus menentukan isu internal dan eksternal yang relevan dengan tujuan dan yang dapat berpengaruh pada kemampuan untuk mencapai hasil yang diharapkan dari sistem manajemen lingkungan. Isu tersebut harus mencakup kondisi lingkungan yang terpengaruh oleh atau mampu mempengaruhi organisasi.
Organisasi harus menentukan:
Manajemen puncak harus memperagakan kepemimpinan dan komitmen terhadap sistem manajemen lingkungan dengan:
Manajemen puncak harus menetapkan, menerapkan dan memelihara kebijakan lingkungan, dalam lingkup sistem manajemen lingkungan yang telah ditetapkan:
Manajemen puncak harus memastikan bahwa tanggung jawab dan kewenangan untuk peran yang relevan telah ditetapkan dan dikomunikasikan di dalam organisasi. Manajemen puncak harus menetapkan tanggung jawab dan kewenangan untuk:
Ketika menentukan aspek lingkungan, organisasi harus memperhitungkan:
Organisasi harus menentukan aspek lingkungan yang mempunyai atau dapat mempunyai dampak lingkungan penting, yaitu aspek lingkungan penting, dengan menggunakan kriteria yang telah ditetapkan.
Organisasi harus melakukan komunikasi aspek lingkungan penting kepada berbagai tingkatan dan fungsi organisasi, bila sesuai.
Organisasi harus:
Organisasi harus memelihara informasi terdokumentasi kewajiban penaatannya.
Organisasi harus merencanakan:
a) Melaksanakan tindakan untuk menangani:
b) Bagaimana untuk:
Organisasi harus menetapkan sasaran lingkungan pada fungsi dan tingkatan yang relevan, dengan memperhitungkan aspek lingkungan penting organisasi dan kewajiban penaatan yang terkait, serta mempertimbangkan risiko dan peluang.
Sasaran lingkungan harus:
Organisasi harus:
Organisasi harus memastikan personil yang melaksanakan pekerjaan di bawah kendali organisasi peduli terhadap:
Membuat dan memelihara proses yang diperlukan untuk komunikasi internal dan eksternal yang relevan dengan sistem manajemen lingkungan, termasuk:
Komunikasi ini mencakup komunikasi internal maupun komunikasi eksternal
Sistem manajemen lingkungan organisasi harus mencakup:
Informasi terdokumentasi yang disyaratkan oleh sistem manajemen lingkungan dan Standar ini harus dikendalikan untuk memastikan:
Untuk mengendalikan informasi terdokumentasi, organisasi harus menangani kegiatan berikut, jika dapat diberlakukan:
Organisasi harus menetapkan, menerapkan,mengendalikan dan memelihara proses yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan sistem manajemen lingkungan, dan untuk menerapkan tindakan yang ditetapkan dalam 6.1 dan 6.2, dengan:
Organisasi harus mengendalikan perubahan yang direncanakan dan meninjau konsekuensi dari perubahan yang tidak diinginkan, melaksanakan tindakan untuk mitigasi setiap pengaruh yang merugikan, jika diperlukan.
Organisasi harus memastikan proses yang dialihkan keluar telah dikendalikan atau dipengaruhi. Jenis dan keluasan pengendalian atau pengaruh yang diterapkan pada proses harus ditetapkan dalam sistem manajemen lingkungan.
Konsisten dengan perspektif daur hidup (life cycle perspective), organisasi harus:
Organisasi harus:
Organisasi harus memantau, mengukur, menganalisis, dan mengevaluasi kinerja lingkungan organisasi. Organisasi harus menentukan:
Organisasi harus:
Organisasi harus melaksanakan audit internal pada interval waktu yang direncanakan untuk menyediakan informasi apakah sistem manajemen lingkungan:
a) sesuai dengan:
Tinjauan manajemen harus mencakup pertimbangan untuk:
a) Status tindakan dari tinjauan manajemen sebelumnya;
b) Perubahan pada:
c) Sejauh mana sasaran lingkungan telah tercapai;
d) Informasi tentang kinerja lingkungan organisasi, termasuk kecenderungan dalam:
Ketika ketidaksesuaian terjadi, organisasi harus:
a) Bereaksi terhadap ketidaksesuaian dan, jika dapat diberlakukan:
b) Mengevaluasi kebutuhan tindakan untuk menghilangkan penyebab ketidaksesuaian, supaya tidak terjadi kembali atau terjadi di tempat lain, dengan:
Organisasi harus memperbaiki secara berkelanjutan kesesuaian, kecukupan, dan keefektifan dari sistem manajemen lingkungan untuk meningkatkan kinerja lingkungan.
| SNI ISO 14001:2015 | SNI 19-14001-2005 | ||
|---|---|---|---|
| Klausul | Nomor Klausul | Nomor Klausul | Klausul |
| Pendahuluan | Pendahuluan | ||
| Lingkup | 1 | 1 | Ruang Lingkup |
| Acuan normatif | 2 | 2 | Acuan normatif |
| Istilah dan definisi | 3 | 3 | Istilah dan definisi |
| Konteks organisasi (hanya judul) | 4 | ||
| 4 | Persyaratan sistem manajemen lingkungan (hanya judul) | ||
| Memahami organisas dan konteksnya | 4.1 | ||
| Memahami kebutuhan dan harapan pihak berkepentingan | 4.2 | ||
| Menentukan lingkup sistem manajemen lingkungan | 4.3 | 4.1 | Persyaratan umum |
| Sistem manajemen lingkungan | 4.4 | 4.1 | Persyaratan umum |
| Kepemimpinan (hanya judul) | 5 | ||
| Kepemimpinan dan komitmen | 5.1 | ||
| Kebijakan lingkungan | 5.2 | 4.2 | Kebijakan ingkungan |
| Peran, tanggungjawab dan kewenangan organisasi | 5.3 | 4.4.1 | Sumberdaya, peran, tanggung jawab dan kewenangan |
| Perencanaan (hanya judul) | 6 | 4.3 | Perencanaan (hanya judul) |
| Tindakan yang ditujukan pada resiko dan peluang (hanya judul) | 6.1 | ||
| Umum | 6.1.1 | ||
| Aspek lingkungan | 6.1.2 | 4.3.1 | Aspek lingkungan |
| Kewajiban penaatan | 6.1.3 | 4.3.2 | Persyaratan peraturan perundang- undangan dan lainnya |
| Tindakan perencanaan | 6.1.4 | ||
| Sasaran lingkungan dan perencanaan untuk mencapai | |||
| sasaran (hanya judul) | 6.2 | ||
| Sasaran Lingkungan | 6.2.1 | 4.3.3 | Sasaran, target dan program |
| Tindakan perencanaan untuk mencapai sasaran lingkungan | 6.2.2 | ||
| Dukungan (hanya judul) | 7 | 4.4 | Penerapan dan operasi (hanya judul) |
| Sumber daya | 7.1 | 4.4.1 | Sumberdaya, peran, tanggung jawab dan kewenangan |
| Kompetensi | 7.2 | 4.4.2 | Kompetensi, pelatihan and kepedulian |
| Kepedulian | 7.3 | ||
| Komunikasi (hanya judul) | 7.4 | ||
| General | 7.4.1 | 4.4.3 | Komunikasi |
| Komunikasi internal | 7.4.2 | ||
| Komunikasi eksternal | 7.4.3 | ||
| Informasi terdokumentasi (hanya judul) | 7.5 | ||
| Umum | 7.5.1 | 4.4.4 | Dokumentasi |
| Pembuatan dan pemutakhiran | 7.5.2 | 4.4.5 | Pengendalian dokumen |
| 4.5.4 | Pengendalian rekaman | ||
| Pengendalian informasi terdokumentasi | 7.5.3 | 4.4.5 | Pengendalian dokumen |
| 4.5.4 | Pengendalian rekaman | ||
| Operasi (hanya judul) | 8 | 4.4 | Penerapan dan operasi (hanya judul) |
| Perencanaan dan pengendalian operasi | 8.1 | 4.4.6 | Pengendalian operasional |
| Kesiagaan dan tanggap darurat | 8.2 | 4.4.7 | Kesiagaan dan tanggap darurat |
| Evaluasi kinerja (hanya judul) | 9 | 4.5 | Pemeriksaan (hanya judul) |
| Pemantauan, pengukuran, analisa dan evaluasi (hanya judul) | 9.1 | 4.5.1 | Pemantauan dan pengukuran |
| Umum | 9.1.1 | ||
| Evaluasi penaatan | 9.1.2 | 4.5.2 | Evaluasi penaatan |
| Audit internal (hanya judul) | 9.2 | ||
| Umum | 9.2.1 | 4.5.5 | Audit internal |
| Program audit internal | 9.2.2 | ||
| Tinjauan manajemen | 9.3 | 4.6 | Tinjauan manajemen |
| Perbaikan (hanya judul) | 10 | ||
| Umum | 10.1 | ||
| Ketidaksesuaian dan tindakan korektif | 10.2 | 4.5.3 | Ketidaksesuaian,tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan |
| Perbaikan berkelanjutan | 10.3 | ||
| Panduan penggunaan Standar ini | Annex A | Annex A | Panduan penggunaan standar nasional ini |
| Korespondensi antara SNI ISO 14001:2015 and SNI 19- | |||
| 14001:2004 | Annex B | ||
| Annex B | Hubungan antara SNI 19-14001-2005 dan SNI 19-9001-2001 | ||
| Bibliografi | Bibliografi | ||
| Indeks istilah secara alfabet |
Wanita yang Dikirimi Salam dari Langit Dulu rumahnya semerbak gaharu dan gudangnya penuh sutra, emas…
Istri yang Menyerahkan Gilirannya Agar Tetap Membersamai Nabi SAW di Surga Ada seorang istri yang,…
Ternyata, Kewajiban dalam Rumah Tangga itu Sedikit Banyak pertengkaran rumah tangga bukan karena kurangnya cinta,…
Malam Ketika Al-Quran Diturunkan: Sejarah, Fakta, dan Hikmahnya Sepanjang sejarah, ada malam-malam yang lebih utama…
Pasukan Santri dalam Tubuh Kita: Belajar Ketekunan dan Pengorbanan Sel Darah Putih Pernahkah kita membayangkan,…
Strategi Iblis dan Seni Tipu Daya: Belajar Waspada dari "Pakar Marketing" Tertua di Dunia Iblis,…
This website uses cookies.