Ilustrasi foto: sabiluna.net
Oleh: Ust.Abdullah Haidir, Lc
Pedih melihat saudara kita di Gaza dibombardir Zionis Israel. Namun ada yang lebih pedih dari itu, ketika banyak saudara-saudara di sekelilingnya tak tergerak memberikan bantuan berarti. Bahkan lebih dari itu, ada yang tega-teganya melontarkan berbagai tuduhan dan ungkapan sinis kepada pada pejuang Palestina dengan berbagai tuduhan-tuduhan keji. Sementara sekutu zionis, tak ragu-ragu menyatakan keberpihakannya, bahkan mengirimkan bantuan riil, termasuk militer.
Inilah yang disebut ‘Khuzlaan’, tak peduli menolong saudara muslimnya saat dia dizalimi musuhnya. Hal ini mengingatkan kita hadits yang sangat populer, sering kita baca dan kita dengar, juga tercantum dalam kitab Arbain Nawawiyah;
لاَ تَحَاسَدُوْا، وَلاَتَنَاجَشُوْا، وَلاَ تَبَاغَضُوْا، وَلاَ تَدَابَرُوْا، وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ، وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخوَانَاً، الْمُسْلِمُ أَخُوْ الْمُسْلِمِ، لاَ يَظلِمُهُ، وَلاَ يَخْذُلُهُ، وَلاَ يَكْذِبُهُ، وَلايَحْقِرُهُ….
”Janganlah kalian saling dengki, saling tipu, saling benci, saling membelakangi dan jangan menjual apa yang dijual saudaranya. Jadilah kalian semua hamba–hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, dia tidak boleh menzhaliminya, tidak menolongnya, mendustakannya dan menghinanya….” (HR. Muslim, no. 2564)
Makna hadits ‘wa laa yakhzuluhuu’ ولا يخذله sebagaimana dinyatakan oleh Imam An-Nawawi dalam kitabnya ‘Syarh Muslim’, sebagai berikut;
وَأَمَّا لَا يَخْذُلُهُ فَقَالَ الْعُلَمَاءُ الْخَذْلُ تَرْكُ الْإِعَانَةِ وَالنَّصْرِ وَمَعْنَاهُ إِذَا اسْتَعَانَ بِهِ فِي دَفْعِ ظَالِمٍ وَنَحْوِهِ لَزِمَهُ إِعَانَتَهُ إِذَا أَمْكَنَهُ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ عُذْرٌ شَرْعِيٌّ
“Adapun makna ‘wa laa yakhzuluhuu’, para ulama berkata; al khazal (الخذل) artinya adalah tidak membela dan menolong. Maksudnya, jika saudaranya minta tolong untuk menghadapi orang zalim dan semacamnya, maka wajib dibantu semampunya jika dia tidak memiliki uzur syar’i. (Syarh An-Nawawi Alal Muslim, Juz 16, hal. 120, berdasarkan penomoran Maktabah Syamilah)
Diam saja tidak membantu saudara kita yang sedang melawan kezaliman, sudah merupakan pelanggaran besar. Apalagi melontarkan berbagai tuduhan kepada mereka yang sedang berjuang merebut haknya dari kaum zalim. Allahul musta’aan. Semoga Allah jauhkan kita dari sikap Khuzlan.
Wanita yang Dikirimi Salam dari Langit Dulu rumahnya semerbak gaharu dan gudangnya penuh sutra, emas…
Istri yang Menyerahkan Gilirannya Agar Tetap Membersamai Nabi SAW di Surga Ada seorang istri yang,…
Ternyata, Kewajiban dalam Rumah Tangga itu Sedikit Banyak pertengkaran rumah tangga bukan karena kurangnya cinta,…
Malam Ketika Al-Quran Diturunkan: Sejarah, Fakta, dan Hikmahnya Sepanjang sejarah, ada malam-malam yang lebih utama…
Pasukan Santri dalam Tubuh Kita: Belajar Ketekunan dan Pengorbanan Sel Darah Putih Pernahkah kita membayangkan,…
Strategi Iblis dan Seni Tipu Daya: Belajar Waspada dari "Pakar Marketing" Tertua di Dunia Iblis,…
This website uses cookies.