Kamus Bahasa Sunda Ringkas
Ilustrasi foto: pelangi.or.id
Kamus Bahasa Sunda Ringkas per Abjad
Kamus Basa Sunda Abjad A
a – abring
a , 1. awalan kata kerja aktif; 2. awalan dengan arti tidak, tanpa.
aa , panggilan buat kakak, biasa dipergunakan oleh atau pada anak-anak.
aba , 1. keindahan; 2. gaya; 3. suara; 4. kata; perintah.
aba-aba , perintah untuk mulai.
abab , udara nafas yang keluar dari mulut atau hidung.
abada , ikatan.
abah , ayah, bapak; 2. panggilan untuk orang yang pantas disebut ayah.
abah-abah , alat, perkakas; 2. Pakaian kuda.
abala , lemah, lembek.
abar , sinar, kemilau.
abdi , 1. saya; bahasa halus dari kuring ; 2. pelayan, sahaya; 3. lautan.
abdi-abdi , rakyat.
abdi dalem , hamba, patik.
abéh , ambéh, supaya, agar.
abek , nafas.
aben , 1. adu, tanding, sabung, judi; Bahasa halus dari adu; 2. lempar.
aber , aber-aberan, ngaber, 1. bepergian atau bermain-main ke tempat yang jauh; 2. lawan; cegah; 3. tidak mau diam.
aber-aberan , ngaber, 1. bepergian atau bermain-main ke tempat yang jauh; 2. tidak mau diam.
abet , cambuk, pukul.
abeu , cium, membaui.
abeuan , ciumi.
abhagya , tidak beruntung; 2. tidak melarat
abi , lebih, sangat, keinginan yang sangat, keinginan yang lebih; 2. baris.
abicama , keinginan, harapan, rencana, hasrat yang menggebu.
abicapa , kutuk, sumpah yang sangat mem
abicara , sihir-sihir, tukang sihir.
abicaraka , tukang sihir, menyihir.
abid , budak belian.
abig , dinding bambu berbentuk segitiga
abika , sangat ingin bertemu atau berjumpa.
abikama , keinginan atau cinta yang sangat mendalam.
abimana , sombong, permusuhan, perilaku yang sangat buruk.
abimantra , do’a atau berkah yang sangat diharapkan
abimata , harapan; 2. kasih; 3. Penghargaan
abipraya, tujuan, maksud, hendak; 2. Harapan, keinginan.
abir, péso abir,pisau dapur, pisau tipis untuk mengiris bawang dsb. di dapur.
abirama, (keindahan) sangat cantik, indah sekali.
abirupa , sangat cantik, indah sekali, sangat sopan.
abiseka , penobatan yang sangat diharapkan
abiwada , sangat hormat.
abiyasa, latihan, kebiasaan, ulangan yang paling tinggi.
abiyoga , hak yang utama.
ablag, ngablag, terbuka lebar (pintu dsb.).
ablu , ngablu, bermain-main ke sana ke mari, tidak menentu pekerjaannya.
abojana, berpuasa, tidak makan.
abong , abong-abong, mentang-mentang.
abong-abong, abong, mentang-mentang.
abot, berat; bahasa halus dari beurat.
abrag, kasar (pekerjaannya); 2. terlalu besar, kebesaran; 3. perkakas, peralatan.
abrag-abragan, melonjak-lonjak, misalnya karena girang.
abrata, bertapa; 2. bersumpah.
abrét, ngabrét, abrét-abrétan, lari sambil melompat-lompat seperti lari kuda atau anak-anak yang bersuka-ria.
abrét-abrétan , ngabrét, lari sambil melompat-lompat seperti lari kuda atau anak-anak yang bersuka-ria.
abreg , ambreg, ngambreg, datang bersamaan waktunya.
abring , ngabring, serombongan orang yang berjalan bersama-sama.
abring-abringan – adara
abring-abringan , berjalan bersama-sama ke sana ke mari, tanpa tujuan yang pasti.
abrit , merah.
abrug , abrug-abrugan, tidak mau diam sambil meronta-ronta.
abrug-abrugan, tidak mau diam sambil meronta-ronta.
abrul , ngabrul, keluar atau pergi bersama-sama.
abrul-abrulan , berjalan bersama-sama tak tentu arah dan tujuan.
abrulan, rombongan yang pergi atau datang bersama-sama.
abul , bual.
abungah , kegembiraan, keceriaan.
abur , diabur, dibiarkan mencari makanan sendiri (binatang ternak).
abur-aburan, buron, pergi jauh sambil berpindah-pindah.
abus, masuk, misalnya ke dalam rumah.
abut , cabut.
abwat , 1. berat; 2. angkut; 3. beban.
abyut , tergantung ke bawah karena keberatan.
aca , arah, mata angin; 2. sedih, putus asa, kecewa, 3. harapan.
acabda , diam, tak bersuara.
acak, kerjakan sesuatu tidak menuruti aturan yang akibatnya menjadi kacau.
acak-acakan , acak-acakan, kacau balau.
acala , gunung.
acan , can, encan, tacan, teu acan, henteu acan, 1. belum (dalam arti menunjukkan keadaan belum terjadi); 2. kata penegas.
acani , kilat.
acar , main, senang; 2. sejenis makanan.
acara , acara; 2. tingkah laku.
acarita , bercerita.
acaru , berkorban; 2. mengadakan selamatan.
acarya , guru, pendeta.
acatur , dibicarakan.
acay, iler.
acéntana , ketidaksadaran; 2. pelupa, orang yang suka lalai.
aced , ngaced, asal lemas menjadi keras.
acedya , tak terpatahkan, kuat.
acer , ngacer, memancar seperti air kencing.
aceuk, panggilan untuk kakak wanita atau wanita yang lebih tua usianya; perubahan dari
aci , inti.
acidra , tersembunyi.
acintya , tidak terbayangkan.
acir , ngacir, 1. mengacung (barang kecil seperti ekor, telunjuk dsb.); 2. lari terbirit-birit karena ketakutan.
aciraba , petir, kilat.
aclék , ngaclék, tertinggal ketinggalan (di belakang).
acleng , ngacleng, 1. terpelanting; 2. Meloncat (binatang kecil seperti belalang).
aclog, loncat seperti kodok.
aco , ngaco, 1. berkata-kata tidak karuan; 2. mengigau; 3. tidak benar jalannya (jam tangan dsb.).
acor , menghina, menyindir, meremehkan.
acos , ucas-acos, tidak masuk-masuk ujung sesuatu yang akan dimasukkan ke dalam lubang, misalnya memasukkan ujung benang ke lubang jarum.
acreug, acreug-acreugan, meloncat-loncat tapi tak terlalu tinggi, seperti anak-anak yang kegirangan.
acreug-acreugan, meloncat-loncat tapi tak terlalu tinggi, seperti anak-anak yang kegi
acuh , memperhatikan.
acuk, baju; perubahan dari raksukan; Bahasa halus dari baju.
acumbana , mencium.
ada , derita.
adab, hormat, sopan.
ad’ad, ragu-ragu, waswas.
adam , utun, buyung (panggilan kepada anak laki-laki).
adan , adzan, seruan untuk sembahyang.
adangu , lama.
adanya , penderitaan.
adara , hormat, khidmat.
aeuk – ajengan
aeuk , aeuk-aeukan, menangis dengan suara keras dan lama seperti dilagukan.
aeuk-aeukan, menangis dengan suara keras dan lama seperti dilagukan.
agag , agag-agagan, ragu-ragu melakukan
agag-agagan, ragu-ragu melakukannya.
agalak , marah; 2. galak.
agama , agama; 2. ilmu; 3. kebiasaan.
agamel , bermain gamelan.
agami , agama; 2. ilmu; 3. kebiasaan.
aganas , cepat.
aganda , mencium bau-bauan.
agé , segera, cepat-cepat, gegas.
agéh , agéhan, sisihkan sebagian untuk orang lain
agéhan, sisihkan sebagian untuk orang lain.
agéya , bergegas.
agem , dikatakan pada suara yang besar dan empuk; 2. berwibawa; 3. anut, pegang.
ageman, yang dianut.
ageng , besar; gede (konkrit).
ager, agar-agar (semacam rumput laut).
ager-ageran, tertawa riuh-rendah.
ageung , besar, luas; bahasa halus dari gedé; 2. dewasa; 3. agung.
ageus , setelah, sesudah, seusai.
agheng , besar.
aglis , cepat.
aglis agéya , bergegas-gegas, cepat-cepat.
agni , api.
agorawa , terhormat.
agorényang, berebutan.
agréng, besar dan bagus serta teratur (rumah dsb.).
agul , sombong, suka membangga-banggakan kepandaian, kekayaan atau kedudukan.
agul-agul , 1. sombong; 2. perkasa, berani.
aguna , pandai, ahli.
agunem , berbicara.
agung , besar, mulya, luhur; 2. megah.
agurwa , supaya belajar, supaya berguru.
ahadé, mustahil.
ahal , curi.
ahas , jelajah.
ahata , akan memperhatikan.
ahatur , memberikan, menghaturkan.
ahéng, aneh, ajaib, mengherankan.
ahening , hening.
ahi , cukup
ahidep , menurut pikiran.
ahis , adik; 2. keturunan.
ahisna , adiknya; 2. Keturunannya.
ahli leleb, ahli makan, tukang makan (bergurau).
ahulun , mengabdi.
ahyang , indah, bagus.
ahyun , menginginkan; 2. pingsan, terlalu lelah.
aing , aku, saya; bahasa kasar sekali dari kata
aing-aingan, b erjalan sendiri-sendiri, lu-lu, gue-gue.
ais , ambin, gendong dari samping; 2. Belajar.
ais pangampih, famili yang membantu-bantu di rumah tangga.
aisan , belajar.
aja , jangan.
ajag, ajak, anjing hutan.
ajak , ajak.
ajak jawa, mengajak hanya di bibir saja, tidak sungguh-sungguh.
ajakan , ajakan.
ajam , maksud, niat.
ajang, untuk, bagi, buat.
ajap , acap, sering; 2. bujuk.
ajar , ajar, didik, latih; 2. beritahu, pemberitahuan.
ajar-ajar , guru, pertapa.
ajaran, coba; 2. masih belajar, masih dilatih.
ajén , nilai, harga; 2. hormat, hargai.
ajér , ajar, mengajar.
ajeg, tegak; 2. tidak roboh; 3. tetap pendiriannya.
ajeng , putri; 2. mau, bersedia; 3. diharap kan; 4. diajukan.
ajengan, panggilan untuk kyai atau ulama yang tinggi ilmunya, biasanya mempunyai pesantren sendiri
ajenu – alabuha
ajenu , berbedak.
ajer , cerita.
ajerku , ceritaku.
aji , buku pengetahuan; 2. dihargai; 3. raja; 4. cela; 5. mantra; 6. baca.
aji mantra , mantra, ajian.
ajir , batas, sepotong kayu dsb. yang ditancap kan di tanah untuk tanda, merambatkan tanaman dsb.
ajlé , lompat dengan sebelah kaki.
ajlé-ajléan, melompat-lompat dengan sebelah
ajleng , loncat.
ajna , perintah.
ajnya , jiwa; 2. kebijakan.
ajnyana , jiwanya kembali; 2. kebijakan.
ajol , lompat atau loncat secara tiba-tiba.
ajrag , ajrag-ajragan, melonjak-lonjak karena
ajrag-ajragan, melonjak-lonjak karena kegirangan
ajrét , ajrét-ajrétan, lari dan meloncat-loncat seperti anak kambing.
ajrét-ajrétan, lari dan meloncat-loncat seperti anak kambing.
ajrih , segan, takut, malu.
ajrihing gawé, malas enggan bekerja.
ajrug , loncat lurus ke atas.
ajul , jolok, ambil buah-buahan dengan menggunakan galah.
ajum , atur; 2. selesaikan.
ajur ,hancur lebur.
akah-ékéh, tampak repot karena membawa atau memikul benda berat.
akalihan , berdua.
akang, panggilan untuk saudara laki-laki yang yang lebih tua, suami atau laki-laki lain yang lebih tua usianya.
akar , akar.
akar mayang , akar serabut.
akar pancer, akar tunggang.
akara , huruf /a/ pada Bahasa sansekerta; 2. bentuk, wujud, tokoh; 3. jarak waktu atau tempat, sesudah masa.
akarma , bertunangan.
akas , beusi akas, besi campur baja, yang biasa dipergunakan untuk membuat senjata; 2. cekatan.
akasa , langit, angkasa.
akéh , banyak, jumlah.
akedo-kedo , memaksa, mengharuskan.
akesel , payah, capai.
akey , akey-akeyan, ngehkey, tertawa terpingkal-pingkal.
akey-akeyan , ngehkey, tertawa terpingkal-pingkal.
akeup , gendong anak pada dada, dekap.
aki , kakek; 2. panggilan untuk laki-laki yang sudah tua.
aki-aki, kakek-kakek.
aking, kering.
akira-kira , berbuat seperti; 2. mencari akal.
akod , gendong anak pada punggung, ditahan oleh tangan.
akon-akon, menyembunyikan maksud yang
akrak , ramai, gaduh.
akrama , beraturan; 2. kawin, perkawinan.
aksama , sabar, maaf, ampun.
aksara , huruf (dalam arti suci); 2. tulisan.
aksi , mata.
aksohini , tentara, pasukan.
aku , aku, akui (bersalah dsb.); 2. anggap; 3. aku, saya.
aku-aku angga, mengakui barang orang lain sebagai miliknya.
aku-akuan , mengaku-ngaku.
akuan , ramah; 2. milik.
akukud , selesai, bubar.
akukus , berasap.
akuren , kawin.
akut , angkut, pindahkan, bawa.
akut-akut, beberapa kali membawa barang, biasanya yang ringan-ringan.
akuwu , kepala desa.
ala , petik; 2. tangkap; 3. cari; 4. jemput, panggil; 5. ambil; 6. ambil ke sebelah; 7. jelek; 8. memperhatikan.
alabuha , akan menyerbu; 2. akan menjatuhkan diri.
alaeun – amang
alaeun, sudah waktunya dipetik, diambil atau
alaga , berjuang, dalam peperangan.
alah , kalah, sanjung.
alah batan , ti batan, lebih dari.
alak , alak paul, yang amat jauh dari bayangan
alak-ilik, melihat-lihat ke sana ke mari sepintas-
alak paul, yang amat jauh dari bayangan kita.
alaksa , membidik.
alalis , mati.
alam , bumi-langit; 2. jaman, waktu.
alam pikiran , jalan pikiran.
alam ramé, jaman kemajuan.
alaman, alami.
alangah , alangah-éléngéh, tersenyum-
alangah-éléngéh , tersipu-sipu, tersenyum-senyum, tesenyum malu-malu.
alap , ambil; 2. cari.
alapkena , usaha; 2. musyawarah.
alara , bersedih, menderita.
alaras , bersenjatakan busur.
alarasan , berkelana.
alaris , halus, lunak; 2. berjalan, melanjutkan perjalanan
alas , 1. porsi makanan, nasi dan lauk-pauknya untuk satu orang; 2. hutan; 3. daerah; 4.dasar
alas banawasa , hutan rimba, hutan belantara
alas kikir , tapak kikir, sejenis senjata perang.
alas peuntas , daerah di seberang lautan.
alatan, sebab musabab, karena.
aleh , payah; 2. sedih.
alem , puji-puji, sanjung-sanjung.
aleman , selalu ingin dipuji, manja.
aler , pematang.
alesan , alasan; 2. sebab musabab, karena.
aleut , ngaleut, berjalan beriring-iringan.
ali , cincin.
alib , 1. sangat; 2. kejam.
alih , ngalih, pindah; bahasa halus dari pindah.
alihkeun , pindahkan.
alim , tidak mau; bahasa halus untuk kata
embung ; tinggi ilmu agamanya; 3. saleh, baik-baik
aling , 1. aling-aling, sekat, penghalang; 2. intip, melihat sambil sembunyi.
aling-aling, sekat, penghalang.
alinggih , duduk.
alit , kecil; bahasa halus dari leutik; 2. halus, tidak terlihat.
alitan , bersifat halus, lelembut.
aliwawar , angin.
alo, keponakan.
aloing , keponakanku, dari alo aing.
alok, nyanyian pelengkap dalam kawih atau
alon, lambat, pelan-pelan; 2. lemah-lembut, tidak bersuara keras; 3. tenang.
alpa , lupa.
alpukah, gagasan, inisiatif.
alpuket, alpokat.
aluk , menangis; 2. lebih baik.
aluk , menangis; 2. lebih baik.
aluk-alukan , menangis terus-menerus.
alum, muram, murung, air muka yang sedih.
alumuh , tidak suka, malas.
alun , ngalun, berenang mengikuti arus air; 2. ombak, gelombang.
alung , alungkeun, lemparkan.
alungkeun , lemparkan.
alungguh , menduduki, menjabat.
alupa , melalaikan; 2. pingsan.
alur, bekas yang memanjang di permukaan tanah.
alurugana , menyerbu.
alus, baik, bagus.
am, kata antar untuk makan.
ama , asam, rasa masam; 2. baik, bagus; 3. bapak.
amaca , membaca.
amada , mabuk.
amah , ancam.
amamantu , mengawinkan.
amandala , pertapa.
amang, paman.
amangan – amituhu
amangan , makan, menelan.
amanggala , berikat pinggang.
amangkel , mendongkol.
amangsula , kembalilah.
amanis , indah.
amardi , membiasakan.
amarek , dekat, mendekati.
amat , pagéto amat, besok lusa, sehari setelah lusa; 2. sangat; 3. benar; 4. keterlaluan.
amatang , bersenjatakan tombak.
amatengah , pergi ke tengah-tengah.
amatya , petinggi, pejabat.
amatyarajya , menteri kerajaan.
amawa , terdapat.
amaya-maya , terang, bersinar-sinar; 2. Nyata.
amayangga , memainkan wayang.
amba , asam; 2. sampai; 3. sebab.
ambacak, berserakan.
ambah, lalui, arungi.
ambara , langit, udara, angkasa.
ambat , ngambat, membawa-bawa nama orang lain, yang katanya turut serta dalam dalam melaksanakan kejahatan; 2. panggil, ajak; 3. timbul.
ambay , berjuntai.
ambéh , abéh, supaya, agar.
ambéng , ngambéng, makan sambil berjalan di luar rumah.
ambek , marah; 2. hati, pikiran, perasaan; 3. maksud; 4. napas.
ambek-ambekan, marah-marah.
ambek kreta , hati yang tentram dan damai.
ambekan , napas.
ambeles , terbenam.
ambeluk , memanggil.
ambeu, bau; 2. cium; 3. busuk.
ambing , ngambing, mengayun anak dalam gendongan.
ambirati , melenyapkan, membuang.
ambleng, lama sekali tidak ada kabar beritanya,
ambles, masuk semua, amblas.
ambobot , merawat.
ambon, teringat sendiri, rindu sendiri.
ambon sorangan, cinta bertepuk sebelah tangan.
ambreg , abreg, ngambreg, datang bersamaan waktunya.
ambreg-ambreg, berdatangan dengan jumlah yang banyak.
ambrug , ambruk, runtuh dan berantakan.
ambu, ibu.
ambu téré , ibu tiri.
ambucuy , mengundang selera karena berwarna marah serta sepertinya manis.
ambuing, kata seru untuk menunjukkan heran atau kecewa; 2. menyahuti semua ibu.
ambuka , membuka.
ambul, ngambul, muncul dari dalam air.
ambung, cium; bahasa halus dari ambeu, cium.
amburadul, rusak dan berantakan, hancur.
amburatel, menempel pada segala macam barang atau di banyak tempat, seperti getah, cat dsb.
améh, agar, supaya; 2. beri.
ameles , basah.
ameng, main, bermain-main; bahasa halus dari ulin; 2. bercengkrama; 3. bergaul; 4. bermain silat; 5. pelayan biara.
amengan, bermain-main.
amerep , menyerang.
amiarsa , mendengar, pendengar.
amidi, diputuskan, ditetapkan.
amikalpa, ragu-ragu, sangsi.
amilu , turut.
amindha , menyerupai.
amiru-miru , melipat-lipat.
amis , manis.
amis-amis , makanan yang rasanya serba manis.
amis budi,v ramah tamah, jika berbicara sering disertai senyuman.
amis daging, mudah terserang penyakit kulit serta sulit sembuhnya.
amit, permisi, pamitan, minta diri, minta izin; izin; 2. ingin.
amituhu , melaksanakan; 2. menyetujui.
amodana – ancer
amodana , menggembirakan.
among , sangat, amat.
ampar , hampar.
amparan, tikar; bahasa halus dari samak.
ampeg , berat berisi; 2. sesak napas, asma; bahasa halus dari mengiatau bengék.
ampeuh , kaampeuh, tertahan.
ampih , ngampih, masuk ke rumah atau ke kandang, sore hari; 2. tempat; 3. simpan; 4. ukur.
ampih-ampih, membereskan kembali, menyimpan kembali pada tempatnya semula; 2. pengaturan tempat.
ampihan , simpan, agar disimpan baik-baik.
ampihkeun , simpanlah.
amprok, berjumpa, bertemu.
ampuh, manjur, mujarab; 2. lemah gemulai, lembut (tingkah laku); 3. hebat, kuat.
ampul , ngampul, muncul ke atas.
ampul-ampulan, turun naik.
ampun , maaf.
amuji , memuji, menghormati.
amuk , ngamuk, amuk, mengamuk.
amuk-amukan, marah-marah kepada siapa saja yang ada, seperti orang sedang mengamuk.
amum, makmum, sembahyang mengikuti orang lain; 2. ikut, mengikuti, bergaul; 3. berpihak kepada salah seorang atau golongan.
amumur , pergi, mengejar.
amunah , merusak; 2. membinasakan.
amundut , mengambil, membawa.
amung , tetapi, namun.
amupu , memetik; 2. mengumpulkan; 3. menikmati.
amurutuk , terpencar, tersebar.
amurweni , mendahului.
amusanak , menganggap keluarga.
amusuhi , memusuhi.
amuter , mengubah; 2. mengacau.
amwang , membantu.
amwang-amwang , memabukkan.
amwat , memuat; 2. mengangkut.
amwit , mulai dengan; 2. diri.
amwuh , dengar.
amwwit , mohon diri.
ana , ada.
anabrang , menyebrang.
anadikala, semula.
anak, anak, putra.
anak-anak , anak-anak; 2. kekasih.
anak ingwang , anakku.
anak jadah , anak haram, anak di luar nikah.
anak kukut , anak pulung, anak angkat.
anak pulung , anak kukut, anak angkat.
anak pupon , anak angkat.
anak rabi , anak istri.
anak tasik , danau.
anak téré, anak tiri.
anak teges , anak kandung, anak sendiri.
anakan , nama ikan, sejenis ikan blanakan.
anakbi , istri.
anaking, anakku
anakku , anakku.
anamar , menyamar.
anambay , mencoba, menguji.
anambi , menyambil.
anandya , memohon.
anangking , menjinjing.
ananta , tiada berkeputusan, bermacam-macam
anapa , menyapa.
anapak , 1. menginjak; 2. menahan.
anapih , bercerai; 2. menghentikan.
anatuni , melukai.
anatur , keempat.
anauri , menjawab.
anawan , menawan.
anawat , melempari.
anayaken , membinasakan.
anca , pelan, tidak keras, perlahan-lahan, tidak cepat
ancal , ancal-ancalan, 1. masih jarang, belum padat; 2. berjauhan, tidak berdekatan letaknya.
ancal-ancalan, masih jarang, belum padat; 2. berjauhan, tidak berdekatan letaknya.
ancam , ancam.
ancer , ancer-ancer, diperkirakan waktunya atau jumlahnya.
ancer-ancer – angen-angenan
ancer-ancer, diperkirakan waktunya atau j
ancik , ngancik, diam menetap, tinggal.
anclang , nganclang, bepergian jauh.
anclom, masuk ke dalam benda cair.
anclong , nganclong, pergi tanpa tujuan.
anco , ancoan, cadangan, persediaan, bagian, untuk.
ancoan, cadangan, persediaan, bagian, untuk.
ancog , pelita besar bertiang tinggi (dari bambu ), biasa dipergunakan dalam pergelaran ketuk tilu.
ancol , rendah; 2. demikian.
ancolkiyi , demikian.
ancrub, turun ke dalam air.
ancrud , ngancrud, sering bepergian sambil melakukan pekerjaan yang kurang baik.
ancrud-acrudan, sering bepergian jauh tanpa tujuan yang pasti.
ancul , ngancul, melonjak, melambung, memantul ke atas.
ancur, hancur, hancur lebur, rusak, porak-
anda , buta; 2. gelap.
andap , kalah.
andar , andar-andar, gelandangan.
andar-andar, andar-andar, gelandangan.
andarbening , memperoleh, menemukan.
andaru , bunyi, berbunyi.
andéprok, cara duduk perempuan dengan kedua kaki melipat rapat-rapat, bersimpuh.
andeg , tahan agar tidak boleh pulang; 2. berhenti, beristirahat; 3. hamil; 4. Pandai.
andeging , kepandaiannya.
andegléng , duduk santai di kursi.
andeh , demikian.
andekak , sila andekak, duduk bersila dengan posisi kedua kaki terbuka lebar.
andel , ngandel, percaya; 2. diam; 3. percaya; 4. tinggal.
andelan, andalan, kepercayaan; 2. Mudah percaya pada perkataan orang lain; 3. tempat beristirahat.
andih , ngandih, merebut tempat atau jabatan orang lain.
andika , engkau, anda; bahasa halus dari maneh.
andon, keinginan sendiri, tidak karena paksaan.
andoni , menyerang, mengepung.
anduk, handuk.
andulang, menyuap (makanan).
andulu , melihat.
andum , bagi.
anéh , aneh, gaib.
anéka , macam-macam.
anéka warna , bermacam-macam.
anebas , menebas, memotong
anemu , bertemu, bersua, berjumpa; 2. nampak, terlihat.
anengah , menuju ke tengah.
anengen , mengutamakan; 2. ke kanan.
anengker, mengurung.
angabiwada , sangat menghormati.
angadeh , mendesak, menghalau.
angaji , mengucapkan mantra.
angajum , mengatur; 2. menyelesaikan.
angaksama , memaafkan.
angalas , pergi ke hutan, menuju hutan.
angalasa , bagaikan tikar.
angandel , percaya.
angapakara , merusak; 2. menghina.
angar , tanah angar, tanah gersang, tandus.
angarah-arah , mengarahkan, membidik.
angarani , menamai, menyebut.
angaris-aris, merayu-rayu, mencumbui.
angas , gangas, kejam, keji.
angasih-asih , menghiba-iba.
angasih-asihi , mengasihi, mencintai.
angawaki , mengalami.
angawara , mengganggu.
angdoh , menjauh, menjauhkan.
angéwala , mendesak.
angen, ulu hati; 2. hati; 3. cita-cita, keinginan 4. ingatan; 5. pikiran.
angen-angen, 1 . keinginan; 2. cita-cita, angan-angan; 3. pikiran, ingatan.
angen-angenan, pikir, pikirkanlah.
angena – angkleung
angena , mengenai.
angeun , sayur.
angga , tega; 2. badan; 3. suka; 4. air; 5. bagian, cabang.
anggagana , terbang (di angkasa).
anggah-ungguh, tatakrama, etika, sopan
anggahota, anggota badan.
anggal, sebelum.
anggamel , memegang.
anggana , sendiri; 2. perempuan.
anggana sekar, bernyanyi solo.
angganda , memakai bau-bauan.
anggang, jauh; 2. jarak; 3. renggang, agak jauh.
anggangsal , menerima.
anggap , anggap; 2. indahkan.
anggarancang , bingung.
anggarésol, tidak rata atau tidak lurus barisannya, jajarannya dsb.
anggasantana , generasi ketujuh sesudah ego.
anggawa , membawa.
anggé , pakai.
anggel, bantal.
anggenténi , menggantikan.
angger, tetap, tidak berubah; 2. terus-menerus, tidak terhenti; 3. sudah biasa.
anggeuh, andal.
anggeuhan, teu kapianggeuhan, tidak bisa ditentukan; 2. andalan.
anggeus , berhenti, tamat, selesai; 2. sudah, sudah, telah; 3. kelak; 4. pokoknya.
anggeus-anggeusan , habis-habisan.
anggeus ta , setelah itu.
anggit , karang, gubah (lagu).
anggita , bernyanyi, menyanyi.
anggitaken , menulis sajak.
anggitan , karangan, gubahan.
anggo, pakai; bahasa halus untuk kata paké.
anggoan, pakaian; bahasa halus dari pakéan.
anggugah , membangunkan.
angguklung, besar kepala, sombong.
anggung , selalu, senantiasa.
anggut , anggukkan kepala tanda hormat.
anggwa , untuk.
anggya , pakai.
anghapit , mengapit, menghimpit.
angidul , pergi ke selatan.
angidung , menyanyikan puisi, menyanyi.
angiket , mengarang.
angin , angin.
angin riwut , angin ribut.
anging, hanya, kecuali; bahasa halus dari ngan, iwal.
angingu , memelihara.
anginum , minum.
angir, diangir,keramas, mencuci rambut.
angising , buang air besar.
angisis , membuka; 2. memperhatikan.
angiwa , ke sebelah kiri.
angjuru , 1. menjadi pemimpin; 2. Menjadi ahli.
angka-ongko , ongko-ongkoan, berjalan membungkuk-bungkuk seperti sedang mengintai atau mencari sesuatu.
angkah , akal.
angkanan, rencana, niat.
angkara murka, kelalaian, kezaliman, ketamakan.
angkaribung, banyak bawaannya atau buah tangan (oleh-oleh).
angkat, pergi, berangkat; bahasa halus dari indit; 2. berjalan; 3. angkat.
angkat jungjung, mengerjakan pekerjaan yang berat-berat.
angkat sabumi jadi manik sakurungan , hidup berumah tangga.
angkatan, generasi
angkéng, pinggang; bahasa halus dari cangkéng.
angken , aku, akui; bahasa halus dari aku; 2. tiap.
angkeub, mendung.
angkeuh , angkeuhan, kemegahan, kebanggaan; 2. terlalu yakin.
angkeuhan, kemegahan, kebanggaan.
angkeut, dagu; bahasa halus dari gado.
angkir, undang.
angkleung, ngangkleung, angkleung-angkleungan, hanyut mengapung terbawa ombak, terapung-apung.
angkleung-angkleungan – anjang-anjangan
angkleung-angkleungan, ngangkleung, hanyut mengapung terbawa ombak, terapung-apung. angklung, alat musik dari bambu yang membunyikannya digoyang-goyang dengan angkog , angkog-angkogan, berjongkok sambil menggerak-gerakkan badan ke depan angkog-angkogan , berjongkok sambil menggerak-gerakkan badan ke depan. angkrak , ngangkrak, marah-marah dengan suara keras. angkrék, anggrek. angkuh, besar kepala, sombong. anglara , menyiksa; 2. menderita. angléng, nama makanan semacam wajit dari tepung ketan, biasanya dibungkus dengan pangkal pelepah pinang atau daun pisang angleresi , kebetulan. angles , ngangles, tidak mengaku, mungkir. anglilir , menggantikan; 2. mewarisi; 3. terbangun. anglindih , mengalahkan, melibas. anglo, perapian (kecil) dengan arang sebagai bahan bakarnya, dibuat dari tanah liat atau angluh , ngangluh, 1. murung; bahasa halus dari nguyung; 2. mengeluh. anglurug , menyerbu. angob , menguap; bahasa halus dari heuay. angon , ngangon, menggembala ternak. angot, apalagi; 2. bertambah, semakin, menjadi-jadi. angracana , membuat; 2. Membangun angradin-radin , mengirimkan ke segala pen angrahatana , akan berjasa; 2. akan berpengaruh. angrahinakeun , berjaga semalam suntuk. angraketi , pendekatan. angregep , 1. memegang pada; 2. Memper angreh , perintah angrehhan , perintahkan, pemerintah. angripta , menulis. angsal , tidak ada, kurang, tidak hadir. angseg , ngangseg, maju. angsel , ganjal kecil. angsit , ngangsitkeun, mempercepat (pekerjaan) angso , maju; 2. menghampiri. angson , ngangsonan, menghasut. angsor , undang. angsrét , penyemprot (hama dsb.). angsrod , ngangsrodkeun, menarik ke atas, menarik ke atas, menaikkan, misalnya celana, anak dalam gendongan dsb. angudani , mengetahui. angukud, beres-beres. angukup , membakar. angukupi , bakarlah. angulwan , ke barat. angupah , sebagai upah. angupahaken , mengupahkan; 2. Menyuap. angupahupah, memberi upah. angupéksa , mengetahui. angurugi , menimbuni, mempertinggi. angus , jelaga. angusira, untuk mendapatkan; 2. Untuk mengusir. angutus , menyuruh. angwasuh , membasuh, mencuci, membersihkan. anidra , menipu. anilih , memimjam. anindra , tidak tidur. anipati , mencelak. aniru, meniru, mencontoh. anitisi , merasuki. aniwarya , 1. tidak bertahan; 2. tak berlawan aniwi , memerintah; berkuasa. anjajahing, menjelajah. anjang , nganjang, bertemu, berkunjung. anjang-anjangan, permainan anak-anak yang meniru-niru orang bertamu. anjeucleu – apal cangkem anjeucleu, duduk santai di tempat yang agak tinggi. anjeun, engkau, kamu, anda; bahasa halus dari manéh. anjeunna , dia, ia; bahasa halus dari manéhna. anjnana , berpikir. anjog, tiba, sampai. anjol , lonjak. anjola , melonjak. anjori , menuruni. anjrah, sedang musim di mana-mana (buah-buah). anjrek , nganjrek, tinggal sementara di tempat l anjuk , nganjuk, berutang. anjun, pengrajin keramik. anjung , bentuk bangunan yang menjulang ke atas atau yang motif bangunannya di-keataskan. anjung meru , bangunan yang berbentuk lancip seperti gunung, lebih tinggi ke atas lebih kecil. anom, muda; Bahasa halus dari ngora. anon , melihat. antag , guruh. antag-antagan , gemuruh, bergemuruh. antaka , mati, batas, akhir, kehancuran. antana , penghancur. antanan, tumbuhan yang merambat, berdaun kecil-kecil, biasa tumbuh di sawah, suka dibikin lalap. antaparah , teu antaparah, tanpa banyak bicara lagi. antara, antara; 2. renggang: 3. salah satu; 4. jangka waktu. antaré, santai, tidak terburu-buru. antawis, antara; bahasa halus untuk kata antara. antay , ngantay, berbanjar panjang, antri. anteb , benar-besar, sungguh-sungguh, tegas. antel, menempel, rapat. anten , ada (halus); 2. tuah keramat. anteng, asyik bermain sendiri (anak kecil), tidak rewel; 2. tenang (layang-layang). antep, biarkan. antep-antepan , terlalu. anteur , antar. anteurkeun , antarkan, mengantarkan. anti , tunggu. antieum, pendiam, biasanya digunakan untuk antos, tunggu; bahasa halus untuk kata dago, anti. antuk , suara. antum , berhenti; 2. tinggal. anu, anu; 2. kata sambung yang; 3. Kata ganti milik, kepunyaan. anucara , pengiring. anugrah , anugerah. anuhun , meminta. anujnata , telah diijinkan, yang mengijinkan. anukara , meniru; 2. membantu. anukrama , aturan; 2. tetap. anulad , mencontoh, menyamai. anulus , sebenamya, pada hakekatnya. anulya , lalu. anumber , mengalir. anungsung , menyongsong. anunten , menuju. anurung , mendorong, mendesak. anurwana , meniduri. anut, menurut, patuh; 2. akur, damai; 3. anut, peluk. anuwiksa , pemeriksa. anyam , sisir. anyar , baru. apa , apa; 2. sebab; 3. apabila; 4. kecuali; 5. jauh ; 6. langgar; 7. tahu. apabrata , sumpah akan bertapa. apacara , pelanggaran, kecurangan. apaésan , dipuji. apah , air, sungai. apahos, panjang. apajajar , memberitahu. apajeng , berpayung. apakara , kerusakan. apakenan , mempererat. apal, hafal; 2. ingat, tahu. apal cangkem, hafal namun tidak mengerti apana – ararag
apana , karena apanigraha , menikah. apanji , bergelar. apara , bijaksana. aparanya , kebijaksanaannya. aparek , menghadap; 2. mendekat. aparwa , terbagi dua. apasari , bidadari. apati , peristiwa, hal bencana. apating , semua peristiwa, semua bencana. apatiyan , jelmaan, titisan. apéksa , memeriksa, memperhatikan; 2. menanti. apét, lengket, selalu mengikuti, tak mau berpisah, tidak mau jauh. apekik , bagus, cantik. apelag , elok. apelok , terang; 2. berkilauan. apelu , apalagi. apeng , apeng-apengan, lari kencang, cepat sekali, ngebut. apeng-apengan , lari kencang, cepat sekali, apes, sial, tidak mujur; 2. lunak; 3. lemah, tidak berdaya. api, api-api,pura-pura. api-api, pura-pura. api lain, seperti kepada orang yang tak kenal. api rembag , berunding. apik, teliti, rapi; 2. memelihara atau menjaga baik-baik; 3. tidak boros, bisa mengurus keuangan dengan baik. aping , sertai, jaga, bimbing, dampingi. apintu , menjaga. apit , apit, jepit, sertai. apituhu , patuh. aplak , ngaplak, luas di tempat yang datar. aplék , ngaplék, terkulai karena patah. aplén , kerjakan dengan perlahan-lahan supaya hasilnya bagus. aprak , ngaprak, pergi mencari ke mana-mana. apraniti , pedoman hidup. aprét , aprét-aprétan, makan dengan meninggalkan banyak remah. aprét-aprétan, makan dengan mneninggalkan banyak remah. aprih , bahwa. apruk , ngapruk, berjalan kian ke mari ke tempat-tempat yang jarang dikunjungi orang, biasanya karena ada yang dicari. apruk-aprukan , uprak-apruk, berkeliling ke mana-mana tanpa tujuan. apti , mau, hendak. apu, kapur yang sudah diendapkan untuk ramuan makan sirih. apuja , menghormati. apung , ngapung, terbang. apuputra , berputera, mempunyai anak. apus , tali, ikatan; 2. buku; 3. sejenis bambu. apus-apus , ikatan. apusek , kacau. apuy , api. apuya , seperti api. apuyeng , pusing kepala. apuyengan , berputar-putar. apya , air, seperti air. ara , hingga. arad, jaring untuk menangkap ikan di laut, cara menggunakannya diseret. aradin , siap, sekeliling selesai telah dibersihkan. arag , gemburkan tanah setelah dicangkul, sebelum ditanami. arah , arah, tujuan; 2. bimbing; 3. ambil; 4. letak; 5. madzhab; 6. kata seru. arak , arak, iring. aral, mengeluh. aral subaha, berkeluh kesah, putus asa. aram , cocok, sesuai, serasi. aran , nama. arang , langka, jarang; 2. berjauhan. arang langka, sangat jarang. aranjeun, kamu sekalian; bahasa halus dari maranéh. aranjeunna, mereka; bahasa halus dari maranéhna. aranya , hutan, jauh. arap-ap-eureup-eup, gagap, gugup, terbata-bata, berkata tertahan-tahan dan tidak jelas maksudnya karena kaget dsb. ararag, kasar sebagian (adonan dsb.). araras – asalna araras , terharu. ararateul, gatal-gatal. aras , salami dengan hormat orang yang lebih tua; 2. sentuh. aray , jemur ikatan padi dengan cara mengu arca , penghormatan, penyembahan; 2. arca, patung. arda , 1. salah; 2. sangat; 3. setengah, agak. ardasatya , mengabdi dengan setia. ardi , gunung. aré , asing, luar; 2. adik. arék, dék, endék, deuk, endeuk, rék, érék, hendak, akan, mau. aréng , adiknya. arega , harga, nilai. arem , bercinta. aren , berhenti. areng, arang. areng batu, batu bara. arep , ngarep-ngarep, berharap, menanti-nanti; 2. akan, mau; 3. untuk. arep-arepeun, khawatir. areren , beristirahat. areuy, tumbuh-tumbuhan yang merambat seperti sirih, saga, kacang panjang dsb. arga , jamuan, air pembasuh kaki, sebagai penghormatan tamu; harga, nilai. ari , Sedangkan; 2. kalau, jika; 3. waktu, ketika; 4. begitu. aridu, berselisih. arih , arih-arih, setiap hari. arih-arih , setiap hari. arileu , arula-arileu, berbelok-belok, berkelok-kelok (jalan, sungai dsb.). aring , senang, bahagia. aring-aring , berbahagia. ariri , halus. aririh, perlahan-lahan. aris , lemah, lunak, lirih, perlahan-lahan, 2.membuat arit, sabit. arju , baik, pantas. arkuh, rangka layang-layang. aroc, minum. aron, nasi yang dikeringkan. arot , ngarot, minum; bahasa halus dari nginum aroteun , minuman. arpakanak , mengangkat anak. arpakaréna , ibu angkat. arsa , mau, ingin. arta , uang, harta. artos, uang; bahasa halus dari duit. arug , pisau; 2. desak. arula-arileu , berbelok-belok, berkelok-kelok (jalan, sungai dsb.). arum , manis. arumanis, makanan dari gula pasir, seperti jaring laba-laba; 2. nama sejenis mangga. arung , hidung. arungih , hidungnya. aruy , ngaruy, 1. meneteskan air liur, terbit selera; 2. gerimis, hujan rintik-rintik. asa, perubahan dari rasa, 1. rasa pancaindra, terasa; 2. perasaan hati; 3. segala; 4. aku, akui; 5. terkemuka. asa-asa, ragu-ragu; 2. sangsi; 3. Malu-malu; 4. terkemuka. asa dina pangimpian, rasanya bagai dalam mimpi asa pangakangna, merasa lebih dari yang lain dalam suatu hal. asah , asah. asahan , terasah. asak, masak, matang; 2. sudah tua (barang) asak omé, hadé omé, terawat dengan baik asak sasar, arti kiasan: memperhitungkan segala sesuatunya dengan matang, tidak mudah percaya begitu saja namun diteliti dengan seksama. asakan, makanan yang sudah dimasak. asal, keturunan, daerah asal; 2. asal-asalan; 3. kalau; 4. Asal asal mulana, asal-muasalnya. asal-usul, silsilah keluarga. asalah, duduk; 2. meletakkan. asalin , berganti, bertukar. asalna, 1 . tadinya; 2. mula-mulanya, sebab-musababnya, asal mulanya. asamaya – astu asamaya , berjanji. asambat , meratap; 2. memanggil. asamber , menyambar. asampé , menghina. asana , tempat duduk. asandiga , tidak cepat rusak. asanding , berdampingan, berdekatan. asang , insang,alat pernapasan ikan. asangu , berbekal; 2. makan. asari , berlambat-lambat. asawat , sulit. aseger , segar. asegut , tersedu-sedu. asekar , berbunga. asem, asam, pohon yang buahnya masam, biasa dipergunakan untuk penyedap ma asem kawak, asam yang sudah lama, warnanya hitam, bagus buat obat. asembada , kesaksian, apa yang dilihat; 2. kerahasiaan yang disembunyikan. asemi , bertunas, tumbuh. asemu , seperti, bersifat. asepa , tidak ada rasanya, hambar aseuk , kayu bulat panjang berujung tajam, untuk membuat lubang di kebun yang akan ditanami benih berupa biji-bijian; 2. tampil. aseupan, kukusan. asih , cinta, kasih sayang, perasaan suka, mengasihi sesama; 2. lagi; 3. iba. asihan, mantra supaya dicintai. asimpang , menyimpang. asin, asin, rasa seperti garam; 2. ikan asin. asing , yang; 2. tentu; 3. kalau; 4. Siapa (pun), barang siapa. asingna , kalau-kalau; 2. barang siapa; 3. Tentunya. askama , pertapaan; 2. asrama. askara , kesempurnaan. asmu , semu, tampak seperti. aso , istirahat. asod , ngasod, perlahan-lahan naik, seperti orang yang menaiki pohon. asoka , nama bunga. asong , diasong-asong, disodor-sodorkan. asor , bawah; 2. kalah. asoy , maju sedikit di permukaan air, seperti katak berenang. asoy-asoyan , ngasoy, maju sedikit-sedikit di permukaan air, seperti katak berenang. asra , air mata; 2. darah. asrah , berserah. asrah badan , berserah diri. asrek , ngasrek, orang banyak, mencari-cari sesuatu atau binatang buruan di hutan atau di tempat yang sukar dilalui. asrep , sejuk, dingin. asri , indah, menarik; 2. resik. asrih , lirih, pelan. asrog, ngasrogkeun manéh, mengajukan diri sendiri agar dipakai oleh atasan dsb. asru , keras; 2. tidak. asru wuwusira , berkata keras. asruk , ngasruk, 1. lihat asrek; 2. Seseorang yang mencari barang di tempat yang sulit asta , delapan; 2. tangan. astabasu , delapan orang dewa. astabrata , delapan asasi atau prilaku utama yang harus dilakukan oleh seorang raja. astacala , gunung tempat matahari terbenam. astacara , delapan pencuri. astacata, delapan ratus. astadala , delapan helai daun. astadésa , delapan penjuru. astadusta , delapan orang penjahat, delapan astaguna , lipat delapan; 2. delapan kegunaan, delapan kekuatan. astalingga , delapan rupa tanda. astama , kedelapan. astamaya, matahari tenggelam. astana , kuburan. astapada , berkaki delapan. asti , gajah tunggangan para raja dan ponggawa pada waktu sayembara. astingkara , pujian. astra , anak panah, peluru. astu , selamat; 2. ya, begitulah. astukara – awahan astukara, persetujuan. astungkara, pujian, persetujuan, ijin. asuh, 1. asuh, ajak bermain-main anak-anak sambil jaga agar tidak celaka; 2. urus, bimbing dan arahkan, lindungi. asuji, bulan ke-12. asuk, masuk. asukan-sukan, bersenang-senang. asung, memberi. asunu, berputra. asup,masuk, memasuki, ke dalam. asupkeun, masukkan, dimasukkan. asur, asurkeun, besarkan apinya (kayu bakar, pelita dsb.) asurkeun ,besarkan apinya (kayu bakar, pelita dsb) asuruhan, kepala kampung. aswagatam, cepat-cepat, menyambut dengan baik. asyih, sayang. ata, 1. dari; 2. lalu. ata-utu, ini dan itu, banyak atau segala hal. atah, 1. mentah; 2. itulah. atah adol, kurang ajar. atah anjang, jarang berkunjung. atakis, menepis, menangkis. atanapi, atau; bahasa halus untuk kata atawa. atanghi , bangun, terjaga. atap, atur, teratur. atapa, bertapa, semedi. atapan, pertapaan. atata, teratur, aturlah. atatamiyan, para tamu. atatawan, senantiasa, terus-menerus. atatwa, 1. bercerita; 2. hakekat. atawa, atau. atawan, 1. tertawan; 2. tertangkap. atebah, jauh. ateher, kemudian, lalu. atemutangan, menikah, kawin. ateul, gatal. ateul biwir, sudah tidak tahan ingin menumpahkan kejengkelan atau kemarahan. ati, 1. hati, pikiran; 2. sangat, amat; 3. Mengharapkan; 4. Mengira. ati-ati, 1. hati-hati; 2. mengharapkan. ati sanubari, hati sanubari, hati nurani. atik, didik. atikan, pendidikan. atikasta, amat, sangat, terlalu, sekali. atinghal, melihat, memandang. atis, dingin. atisaya, sangat cantik. atisma, sejuk. atisti, menekuni, mempelajari, mendalami. atistis, 1. menjadi sejuk; 2. menjadi lengang. atita, masa lampau. atitah, beraturan. atma, roh, sukma, jiwa, pikiran. atmaja, anak, putra. atmaka, 1. hakekatnya; 2. terdiri atas. atmana, rohnya, sukmanya, jiwanya. atoh, senang, gembira, riang. atol, makan. atong, hormat, menghormat. atra, jelas terlihat, terang. atri, berteriak-teriak, ramai. atrok, ngatrok, atrok-atrokan, bepergian ke tempat jauh tanpa tujuan. atrok-atrokan, ngatrok, bepergian ke tempat jauh tanpa tujuan. atuhan, terhadap. atulis, 1. menuliskan; 2. menyerupai. atulis-tulis, bergambar. atun, buyung, anak. atur, 1. atur, tata; 2. kata; 3. sembah. atur-atur, membenahi, membereskan aturan, peraturan, ketentuan. atyanta, sangat, luar biasa, alangkah. aub, ikut serta; 2. teduh. aum, 1. kata untuk pembukaan sebuah man tra, doa yang dianggap mempunyai kekuatan gaib. auman, pertemuan. aus, rakus, kemaruk. awad, pura-pura sakit. awag, 1. terka; 2. tanya; 3. sembarang. awah, 1. naungi, lindungi; 2. sampai. awahan, ancang-ancang. awak – ayang awak, 1. badan, tubuh, wujud; 2. perilaku; 3. alami Awak Larang, dewa yang tinggal di dalam tanah, dalam pantun baduy = Siwa awak sabeulah, janda yang hidup sendirian. awak sampayan, tinggi ramping dan selalu pantas berpakaian. awaknya, dia sendiri. awam, bukan ahli, orang hiasa. awang, awan. awang-awang, 1. angkasa, dirgantara, ruang antara langit dan bumi; 2. awan; 3. di atas. awani, berani. awara, ganggu. awas, jelas, terang. awasana, akhir. awastra, memakai kain. awatara, kurang lebih, kira-kira. awawanon, menyambut. away, jangan. awéh, memberi. awéh salam, memberi salam. awér, uwar-awér, tumpah tidak pada satu tempat, berceceran. awét, awet, tahan lama. awét ngora, awet muda. awét rajét, keadaan rumah tangga yang awet namun sering bertengkar dan berselisih. awéwé, wanita, perempuan. awéwé bangor, perempuan nakal, wanita tuna susila. awegig, 1. berani; 2. licin. awening, bersih, bening. aweuhan, gaung, bahana, gema. awi, bambu. awi wulung, bambu hitam. awicantenan, bercakap-cakap. awidi, 1. siap; 2. lengkap. awighna, semoga, mudah-mudahan, selamat. awighnam astu, mudah-mudahan tiada aral melintang. awih, benar, sungguh. awihan, sebenarnya, sesungguhnya. awing, uwang-awing, bergantung dan bergoyang-goyang. awipala, sia-sia. awir, ngawir, ke luar sedikit serta terkulai, seperti saputangan di dalam saku. awis, mahal, tidak murah; bahasa halus dari mahal; 2. jarang; bahasa halus dari arang. awit, kawit, asal, mula, mula-mula; bahasa halus dari asal, mimiti. awon, jelek; bahasa halus dari goréng. awong, awong-awongan, berkata dengan suara keras. awor, menyatu, campur, bercampur, berbaur, membaur. awreg, 1. kacau, kusut; 2. tergopoh-gopoh. awuk, hilang, rusak, busuk. awun, abu, perabuan. awuntah, boros, berlebih-lebihan dalam pemakaian uang. awur, tebar. awur-awur, bertebaran. awur-awuran, bertebaran, berceceran. awut, acak. awut-awutan, acak-acakan, berceceran. awuwuh, bertambah awyat, 1. melukai; 2. mengenai. aya, ada. aya-aya baé, ada-ada saja. aya bagja teu daulat, ungkapan: tidak jadi mendapat kebahagiaan. aya buntutna, ungkapan: ada kelanjutannya dari peristiwa yang mengecewakan. aya kuduna, seharusnya. aya ngaranna, punya nama, kenamaan, aya réngkolna, ada bukti atau aturan tertulisnya. ayah, ayah, bapak ayak, saring, pisahkan yang besar dengan yang kecil. ayakan, alat untuk menangkap ikan atau memisahkan barang yang besar dengan yang kecil (mengayak), terbuat dari anyaman berbentuk bulat. ayam, hendak, ingin. ayang, ngayang, dikatakan kepada tumbuh- tumbuhan menjalar yang amat lebat. ayang-ayangan – ayun ayang-ayangan, dikatakan pada suatu perkara yang banyak kaitannya atau sangkut- pautnya dengan hal-hal lain. ayap, ngayap, orang banyak yang mendampingi pengantin atau raja. ayayah, ayah, bapak. ayeg, diayeg, terus-menerus diberi. ayem, 1. kalem, sabar, tenang, tidak gugup; damai. ayer, ngayer, 1. hujan terus-menerus, tak kunjung berhenti; 2. bolak-balik buang air besar. ayeuh, akibat dari ayer (padi, jagung, alang- alang dsb.). ayeuh-ayeuhan, (bersorak) gegap gempita. ayeuh ngora, keturunan yang mati muda. ayeuna, sekarang, kini. ayeuna-ayeuna, baru-baru ini. ayi, adik; bahasa halus untuk kata adi. ayon, timbang, takar. ayu, cantik. ayuh, ngayuh, 1. konsinyasi, mengambil barang dari pedagang besar untuk dijual, namun jika tidak laku bisa dikembalikan lagi; 2. mendatangkan. ayuktina, sebenamya, sesungguhnya. ayum, ngayuman, mengganti yang rusak, yang hilang atau yang tidak tumbuh. ayun, 1. ayun; 2. ingin; 3. depan; 4. lalu. Kamus Basa Sunda Abjad B ba – babaturan ba- , awalan; ber-…. baal, tidak berasa sakit karena sangat dingin atau setelah disuntik kebal, umpamanya se belum dicabut gigi; 2. arti kiasan: dipergunakan untuk rasa hati, umpamanya baru terkena musibah. baan , bawa, ajak. baan ma , bawalah. baaneun , untuk dibawa, untuk diajak. babacaan, membaca macam-macam doa dan ayat suci Al-Quran yang sudah hafal di luar kepala. babacakan, makan-makan. babad , dongeng yang mengandung unsur sejarah, umpamanya: Babad Cikundul, Babad Galuh, Babad Godog; 2. sesama, sebanding; 3. membabat rumput (tanaman); 4. buka. babad pacing, membabat musuh dengan pedang atau golok. babadagna , paling besar, terbesar. babadéan , teka-teki, terkaan, tebakan. babadog, suka mencuri. babadong, perlengkapan wayang yang berfungsi sebagai sayap, umpamanya dipakai oleh Gatotkaca. babadug , menggerak-gerakkan badan ke samping supaya lepas. babahak , kukubahak, ujung busur kiri-kanan tempat mengaitkan atau mengikatkan talinya. babahanan , menyediakan segala keperluan untuk berumah tangga; 2. persiapan, bersiap-siap, menyediakan bekal. babajég, urat tendon antara tumit dengan babak, babak, ronde; 2. lecet-lecet; 3. bagian; 4. dusun. babakalan , tunangan, akan menikah. babakan , kampung baru; 2. dusun. babakanan , dusun. babakaur, kalajengking. babakoan, pohon bakau. babakti , ngabakti, berbakti, mengabdi. babaladon , petak kecil (sawah) di pinggir petak-petak besar. babalagonjangan, coba-coba, barangkali bisa berhasil. babaléan, balai-balai. babalédogan, bermain lempar-lemparan; 2. melakukan sesuatu barangkali ada hasilnya. babalén, pergi untuk berdagang. babalik pikir, insyaf. babalingbingan, belimbingan. babalongkéngan, sedang muntah-muntah. babancik, tangga rumah. babancong, bangungan kecil agak tinggi di pinggir alun-alun, yang berfungsi sebagai panggung kehormatan (jaman dahulu). babandan, tawanan, tahanan. babandinganana , bandingannya, perban babandingna , pembandingnya. babang, tak mau datang lagi karena sudah disakiti, dipermalukan atau merasa punya kesalahan. babango, salah satu alat untuk mengkhitan. babantar, bagian sungai yang rata serta babar, melahirkan; bahasa halus dari nga juru; 2. banyak, merekah, mengembang; 3. meninggal dunia pada saat itu juga; 4. selesai. babara , bubu, alat penangkap ikan babarakatakan , tertawa terbahak-bahak. babaran, uraian; 2. beberan; 3. bagian jala ikan paling bawah. babareuhan, busung lapar; 2. bengkak- bengkak karena sakit parah. babari , mudah, tidak sukar, gampang. babarian, cengeng. babasan, ungkapan. babasyan , bahasa. babatek, meluruskan kaki atau tangan yang merasa pegal. babatok, kepala; bahasa kasar sekali dari sirah. babatur , bertapa. babaturan , kompleks pertapaan dsb babaung – bagawani
babaung, anjing atau serigala yang melengking dan membuat bulu kuduk ber diri; 2. menangis; bahasa kasar sekali dari ceurik. babay , kababayan, buang air besar mencret- mencret tak tertahankan bukan pada tempatnya babayan , diberi ciri dengan tali. babét, banting, lempar. babisik , berbisik. babit , bubat-babit, gerak ke kiri dan ke kanan; 2. mubat-mabit, memukul atau memcok ke kiri dan ke kanan. bablas, sampai usai, sampai selesai; 2. terang, jelas. babon, bibit; 2. ikatan padi yang disediakan untuk upah menuai padi; 3. sumber dasar. babu, pengasuh, pembantu rumah tangga (wanita) babuk, pukul. baca , 1 . baca; 2. ucapkan sesuatu yang sudah hafal di luar kepala. bacacar, berjauhan letaknya serta tidak ter bacana , bencana, malapetaka. bacéo, berkata tak henti-henti, namun tidak jelas ujung pangkalnya, biasanya anak- anak yang belajar bicara; 2. bersuara seperti orang yang sedang berbicara tak henti- henti, misalnya raja burung beo, cucakrawa dsb bacin , (bau) bangkai. bacokak , kata-kata jorok. bacot , mulut; bahasa kasar sekali dari sungut; 2. hidung. bacreuk, berbagai makanan di pesta yang hanya berfungsi sebagai hiasan. bada , 1. setelah, selepas; 2. ikat. badag, besar, gede; 2. tidak halus, besar-besar. badami, berunding, berembuk, musyawarah. badan , 1. badan, jasmani; 2. ikatan, kelompok; 3. rumpun. badar , (rahasia) bocor, batal, terbongkar. badarat, bepergian dengan berjalan kaki; 2. menyampaikan pecan secara lisan; 3. pergi jauh, merantau. badaus, nama bunga kasau; 2. Berjalan dengan tidak menengok ke sana ke mari. badawang , kura-kura; 2. orang-orang dengan ukuran besar tapi tidak tentu ukurannya. badawang sarat , satu ragam hias yang terdapat pada rumah dengan hiasan ikan besar. badé, akan, mau, hendak; bahasa halus dari arék; 2. terka, duga; 3. rupa; 4. Alat pembakaran mayat. badéga, pelayan. badeg , ngabadeg, banyak sekali. badeur, nakal, bandel, tidak bisa dilarang. badi, badik; 2. kabadi, sakit mendadak karena disangka dikerjain makhluk halus; 3.nasihat. badigul, berbadan besar, tidak pantas dan biasanya berkepala gundul juga besar. badina , nasihatnya. badingkut, selimut yang dibuat dari kain badis, mirip sekali, baik rupa maupun tingkah badog, curi; bahasa kasar sekali dari paling, paok. badot, bandot. badud , badut; 2. pertunjukan angklung dan dogdog untuk mengiring yang berjoget. badug , gerakkan badan ke samping supaya lepas. baé , waé, wé, hanya, saja, biar saja. baeu, mari, ayo ke mari. baeud, bermuka masam, cemberut. baga , alat kelamin perempuan. bagal, pangkal, bagal buntut, pangkal ekor. bagan , bagian. baganti, berganti. bagawan, begawan; 2. sebutan atau gelar bagi orang-orang yang telah meninggalkan keduniawiannya. bagawani , membimbing. bagawat – bakutet
bagawat , resi, bagawat. bagbagan, pokok, ihwal. bagé, 1. bagi; 2. pangbagé, kata sambutan. bagéa, 1. selamat, selamat datang, kata seru untuk menyatakan rasa rindu kepada yang untung. bagedor, 1. hati pohon pisang, rias; 2. gedebog pisang yang dipergunakan untuk menancapkan wayang. bagedur, kotor. bagegel , ngabagegel, serasa sesak, jengkel, dongkol. bagel, ngabagel, keras di dalam. bageur , 1. baik, baik hati dan baik tingkah lakunya; 2. kebaikan. bagi , 1. bagikan (barang atau uang); 2. bagi (bilangan); 3. tahu. bagian , hasil membagikan, bagian. bagina, mengetahui. bagja, bahagia. bagong, babi hutan, celeng. bagong bayangan , babi hutan yang sangat galak, karena telah terluka oleh senjata. bagug, ngabagug, ada (di depan rumah dsb.) seperti mobil, meriam dsb. bagus, 1. sebutan berupa pujian kepada laki-laki atau satria; 2. tampan. bagya, 1. beruntung; 2. melarat. baha, membangkang. bahalang , tertutup. baham, mulut; bahasa halus dari sungut. bahan , 1. bakal; 2. bekal; 3. arti kiasan: usul. bahan lulugu , bahan baku. bahas , bahas, terangkan, diskusikan. bahayu , dahulu. bahé , 1. tumpah (karena tempatnya miring), barang cair atau semacam tepung; 2. miring (tempat). bahénol , montok, bahenol. bahetra , perahu, kapal. baheula, dahulu, jaman dahulu. baheum , kulum, suapkan makanan atau obat bubuk (sebelum ditelan). bahitra , kapal, perahu. bahono , montok tapi berisi. bahu , 1. bahu; 2. leher; 3. banyak; 4. lindung. bahula , 1. membangkang, tidak menuruti perintah; 2. tebal, rapat, besar, kuat, banyak; 3. karena, sebab; 4. selama. bahuraksa , pelindung tangan, gelang. bahya , bahaya, malapetaka. baiksa , sedekah. bajang , kerdil. bajég , babajég, urat tendon antara tumit dengan betis. bajigjag , ikat kiri-kanan sehingga tidak bisa bergerak atau tidak berdaya. bajing , tupai. bajir , majir, tidak mau beranak, sehingga menjadi gemuk banyak lemak (binatang ternak). bajo , 1. bajak laut, perampok, pembajak; 2. melalui lautan, menyebrang lautan. bajong , beli seluruhnya, borong. bajra , 1. kilat, petir; 2. berlian. baju , 1. baju, pakaian; 2. senjata berupa gada; 3. angin. bak , bak, kubangan. bakakak , ayam panggang. bakal , 1. bahan, 2. akan; 2. calon istri, tunangan. bakar, bakar. bakating , karena, lantaran, saking. bakatul , bekatul. baketut , cemberut. bako , tembakau. bakrék , bukrak-bakrék, berantakan, acak-acakan karena lama tidak diurus. bakrik , galah berpangait untuk memadamkan kebakaran. baksa , makanan. bakta , 1. cadangan; 2. hadiah, amal, buah tangan; oleh-oleh; 3. bawa. bakti , 1. bakti; 2. tunduk; 3. mengabdi; 4. junjung. bakti suksila , merendah dan sopan santun. baktos , bahasa halus untuk bakti. baku , 1. biasa; 2. baku, utama, pokok. bakul , keranjang. bakutet , ikat beberapa belitan. bal – balewatangan bal , bola bala , 1. penuh rumput atau sampah, tidak kotor; 2. bahaya; 3. kekuatan, pasukan, bala alit , prajurit, pasukan. bala tentara , pasukan tentara. balaba , baik, senang memberi, dermawan. balabag , papan. balabah , dermawan, baik hati, suka memberi, tidak kikir. balabar, pagar sementara. balabeng , murah hati, dermawan. balabuh , berlabuh (kapal api). balad , 1. pasukan tentara; 2. teman seia sekata. baladah , mulai pekerjaan yang berat. balaga , berlagak jagoan, belagu, sok, sombong, angkuh, banyak tingkah. balagadigdeug , tolol.oleh. balagonjang, babalagonjangan, coba-coba, barangkali bisa berhasil. balaham-béléhém, tersenyum-senyum karena merasa malu. balaharti, selalu salah arti karena bodoh. balahi, bahaya, malapetaka, musibah. balai, bahaya, mara bahaya. balaka, jujur, lurus hati, berterus terang. balakahirasan, tidak mau disuruh bekerja. balakang, punggung, belakang. balakang kalih, esok lusa, nanti pada masa ang akan datang, suatu saat nanti. balakasikang, dikatakan kepada perempuan yang tindak-tanduknya seperti laki-laki. balakécrakan, bersuka ria, makan-makan bersama. balakrama, prajurit biasa. balakutak , tutup kepala dari besi yang dipakai untuk berperang. balam , kalah. balandongan , bangunan sementara untuk hiburan, menerima tamu dsb. di tempat orang yang mengadakan kenduri. balang, 1. ngabalangkeun, melemparkan; 2. lempar, buang. balangah, 1. lengah, tidak hati-hati, kurang memperhatikan pada apa yang sedang dikerjakan; 2. lalai. balangantrang, sudah tidak haid lagi. balangbéngsal, segala hal yang mendatangkan kesialan, kesusahan atau kecelakaan balangsak, sengsara, miskin, melarat, hidup banyak kesusahan. balangsiar, barangsiar, berusaha mencari napkah, mencari uang. balanja , 1. belanja; 2. jual beli perhiasan, barang sepuhan. balanjaan , 1. belanjaan; 2. usaha pertukaran perhiasan. balantik , berdagang, berniaga, berjual-beli. balapati , panglima perang. balaréa, segenap masyarakat. balas , suatu akibat yang ditimbulkan karena sering atau terus-menerus. balason , kabalason, tidak sengaja menceritakan atau mengatakan hal yang semestinya dirahasiakan atau tidak pantas diucapkan. balatak , pabalatak, berserakan. balati , belati. balawiri , hilir mudik, simpang siur, ke sana kemari (lalu lintas dsb.). balay , hamparan (batu), batu kira-kira sebesar-besar kepalan tangan yang diatur ditancap-tancapkan di pekarangan dsb. balayar , berlayar balé , 1. balai; 2. serambi; 3. bangunan. balé bandung , tempat menyimak perintah raja. balé bobot , bangunan, balai hebat. balé bubut , sejenis balai dengan bentuk ragam hias yang dibubut dihaluskan atau dibulatkan balé désa , balai desa. balé kota , balai kota. balé mangu , balai tempat menunggu. balé nyasa , bangunan samping. balé nyungcung , mesjid. balé tulis , balai yang dipergunakan untuk keperluan administrasi. balé watangan , kantor pengadilan sejenis balai tempat pengadilan, berhubungan dengan hukum balébat – banceuy
balébat, garis-garis putih sebelah timur sebelum fajar balédog, lempar. balég , 1. cukup umur, dewasa; 2. benar, baik. balég tampélé, mulai mengenal cinta, namun masih malu-malu. balélol, tidak jelas ucapannya, sukar dime mengerti, umpamanya anak-anak yang sedang belajar bicara. balén , balik, kembali. balem , 1. merapatkan bibir, 2. bungkam, tidak bersuara, diam seribu bahasa; 3. kekuatan bales , 1. balas; 2. bayar. bali , 1. ari-ari, tembuni, plasenta; 2. nama tempat; 3. mundur; 4. binasa, bali geusan ngajadi, tanah air, tempat dilahirkan balibar , payung balibar , payung kebesaran hampir sama dengan payung agung. balibir , malibir , berbicara tidak secara lang sung atau terus terang, tapi sedikit demi sedikit atau menggunakan kata-kata bersayap. balideg, merasa tidak enak badan, karena flu atau pusing-pusing. balieur , ngabalieur , membuang muka, melengos. balik , 1. balik, pulang, kembali; 2. telah, lagi; 3. sebagai gantinya. balik ngaran , meninggal di negeri orang, di medan perang atau di tempat yang jauh balikan , sebaliknya, membalikkan. balilahan , tempat tinggal. balilihan , ceurik balilihan , menangis karena sakit hati. balilu, tidak tahu apa-apa karena balincong , 1. belincong, blencong; alat gali, sejenis kapak yang bagian depan maupun belakangnya ditajamkan; 2. lampu minyak yang biasa digunakan pada pertujukan wayang kulit. balingbing, belimbing. balinger , kabalinger , keliru, tertipu. balitar , yang digantung di depan layar. balitungan , menghitung untung rugi atau menyelesaikan utang piutang. baliung, beliung baliut , pabaliut , berjalan bersimpang-siur di tempat yang ramai. baliwet, susah diikuti (perkataan, pembicaraan baloboran, keluar banyak darah karena luka dsb. balok, 1. kayu gelondongan; 2. tanda pangkat untuk pangkat-pangkat tertentu. balong, kolam balongkéng, babalongkéngan , sedang mun tah-muntah. balu , perahu. baluas , rasa kaget karena ingat pada pengalaman yang mengerikan. balubu , nama sejenis sulaman, ragam sulaman baluh, balui, sama-sama kalah. baluk , 1. pedagang; 2. perempuan yang berjaya; 3. perahu. baluka , perahu. balukang, pelepah daun kelapa, enau dsb. balukar , akibat. balun , balut, tutupi. balung, 1. jengger (ayam); 2. tulang. balungbang , 1. jalan air untuk menadah air hujan; 2. mata air kolam; 3. tebar. baluntas, beluntas balur, obat yang dioleskan ke tubuh. baluweng , sangat bingung. banaspati , 1. semacam hantu. banawa , perahu. banawasa, hutan. banawi , kapal. bancana , 1. bencana; 2. tipu daya; 3. kekecewaan. bancang , kurangi, ambil sebagian. bancang pakéwuh , 1. keributan, huru-hara; 2. bahaya. bancét, katak kecil. banceuy , 1. perkampungan tempat istal serta pengurus kuda kereta jaman dahulu; 2. diam bancunur – banjel
bancunur , benjut, benjol di kepala karena terkena benda keras atau terbentur. banda, 1. harta benda; 2. borgol. bandaleut , ngabandaleut, berduyun-duyun, berbondong-bondong. bandang , 1. boyong; 2. tawan, tahan. bandangan , tawanan perang. bandar , pelabuhan, bandar. bandéra , bendera. bandel, badung, keras kepala, kuat. banding , banding, perbandingan. bandrék, minuman yang dibuat dari gula aren, lada hitam, cabai jawa lalu diseduh dengan air panas atau digodok. bandring, 1. alat untuk melontarkan batu sebagai senjata dalam peperangan jaman dahulu; 2. katapel; 3. batu yang diikat dengan benang panjang, antara lain dipergunakan untuk memburu layang-layang. bandung , 1. ngabandung, berdampingan; 2. bandungan, a. dua buah perahu yang disatukan berdampingan; b. simak orang berbibicara, membaca dsb.; 3. nama kota, ibukota propinsi Jawa Barat; 4. damping; 5. dengar. bandungan , 1. dua buah perahu yang disatukan berdampingan; 2. simak orang berbicara, membaca dsb. bandus , mayat. bandusan , mayat, bangkai. bané , 1. karena, pantas saja; 2. suara, bunyi. banén, babi hutan besar. banem , hutan. bang , 1. merah; 2. sebelah… (menunjuk arah). bang wétan , sebelah timur. bangat , rapih, layak bangbalér , dibangbalérkeun, berusaha dengan segala cara agar bisa melupakan kesedihan, kerinduan pada kekasih dsb. bangbaluh, pemberat. bangbara, kumbang hitam. bangbarung, ambang pintu. bangbrang, ngabangbrangkeun pikir, menghibur diri agar bisa melupakan kesedihan, kepedihan dsb. bangbrat, kabur, lari, melarikan diri. bangbung , kumbang kelapa dsb. bangbung ranggaék, kumbang tanduk. bangénan , selalu berhasil, mudah mendapat kan hasil (pancing dsb.). banget, 1. sangat, panjang; 2. keras (baunya). bangga , sulit, tidak rnudah. bangingik, kata pengantar untuk menangis lama namun tidak keras. bangir, mancung. bangkanang, nama anak banteng. bangkar, dikatakan pada binatang yang mati tidak sempat disembelih, jadi dagingnya tidak boleh dimakan. bangkarak, kertas bertulisan yang sudah tidak terpakai lagi. bangkawarah, kurang ajar. bangké, bangkai, mayat. bangkelung, tangkai sirih. bangkerut, cemberut, bermuka masam karena marah atau jengkel. bangkieung , ngabangkieung, hilang keseimbangan sehingga tidak mampu berdiri tegak, seperti yang akan berputar. bangkol, belenggu, borgol. bangkong, katak, kodok. bangkuang, bengkuang. banglus , lulus banglus, selamat dan tidak ada aral melintang. bango , bangau. bangor , nakal, bandel, membangkang, menjengkelkan. bangreung, pikiran tidak tenang karena terganggu suatu perkara. bangsal, 1. gabah; 2. ruangan besar. bangsat, pencuri. bangsat gerot , pencuri ulung. bangsing, seruling (yang ditiup dari pinggir). bangun, 1. bentuk; 2. seperti (untuk air muka) bangus, mulut; bahasa kasar sekali untuk kata sungut. banjel, bantu ala kadarnya. banjur – barpulihkan banjur , siram dengan air yang banyak hingga basah kuyup. bantah , bantah, sanggah. bantahan, suka membantah. banter , khusuk, bersungguh-sungguh banting , banting. banting tulang , bekerja keras. bantongor , sangat nakal, sangat bandel. bantrak , lain bantrak-bantrakkeun , bukan la wannya, bukan tanding, tidak gampang, sukar dilalui. bantu , bantu bantun , 1. bawa; bahasa sedang dari bawa ; 2. ambil; bahasa sedang dari cokot ; 3. tali jala. bantut , tidak lancar, tidak sampai selesai kare na ada gangguan. banusan , mayat. banyol , humor, berkelakar. baok , bulu kemaluan. baong , buta; bahasa kasar sekali dari lolong. bapa , 1. ayah; 2. laki-laki yang sudah punya anak; 3. panggilan untuk laki-laki yang pantas dihormati; 4. pelindung, tokoh, pendiri. bar , kata antar untuk menghamparkan (tikar, karpet, dsb). barabat , kata pengantar untuk nyarita (bicara atau bercerita). baragadal , kata pengantar untuk ditaranjang (bertelanjang bulat). baragagah -bérégégéh, sok jagoan. baragajul , berandalan. baraja , senjata. barak , 1. ngabarak , berserakan di lantai; 2.barak. barakatak , kata pengantar untuk tertawa keras. barakbak , marakbak , tampak terang- benderang atau tampak gedung-gedung dari kejauhan. baramaén, minta-minta, peminta-minta, me ngemis, pengemis. baranahan , beranak banyak, banyak keturunannya baranang , dikatakan kepada bintang atau lampu banyak bersinar. barang ala , ambil, mengambil. barang carék , sembarang kata. barang cokot , sembarang ambil. barang tincak , sembarang injak. barangasan , berangasan, pemberang. barangbang, pelepah daun kelapa kering. barangsang , kabarangsang , merasa panas hati. barangsiar , balangsiar , berusaha mencari nafkah, mencari uang. baraya , saudara, ada pertalian keluarga. baraya laér , arti kiasan: famili jauh. baraya landes , saudara dekat, famili dekat. baréd , baret, luka tergores kayu, duri, karena jatuh dsb. barérang , kabarérang , ikut dimarahi, padahal tidak bersalah. baréto , dahulu. barempag , berembuk, berunding; bahasa halus dari badami. barempug , rerempugan , berembuk, bermusyawarah bareng , bersama-sama, bersamaan waktunya, bertepatan (dengan). barentik , lentik-lentik berawan. bareubeu , 1. warna buah-buahan yang ham pir matang; 2. muka memerah karena terserang influensa. bareueus , bengkak-bengkak seperti yang mengandung air, misalnya wajah atau kaki orang yang sakit parah. bareuh , bengkak. bareuheudeun , salah tingkah. bari , 1. sambil; 2. basi; 3. berita yang tidak hangat lagi, tidak aktual. baribin , gaduh; bahasa halus dari gandéng . barieukeun, bingung menentukan pilihan ka rena saking banyaknya yang menarik hati. barik , burak-barik , porak poranda, rusak dan berantakan. baris, 1. baris-berbaris; 2. baris, deretan huruf pada tulisan atau cetakan; 3. akan. barpulihkan , dikembalikan kepada keduduk annya semula. barubah – béar barubah , ngabarubahkeun , menyusahkan orang lain. barung, 1. istilah sepakbola, bersamaan me nendang bola dengan musuh; 2. bareng. barungusan , tutur katanya. baruntak, berantakan. basa, 1. waktu, ketika; 2. bahasa. basa cohag, bahasa kasar sekali, ragam ba hasa yang biasa dipergunakan untuk binatang, orang yang sedang marah, menghina, dsb. basa kasar, bahasa kasar. basa lancaran , bahasa sehari-hari, prosa. basa lemes , bahasa halus, ragam bahasa yang dipergunakan untuk orang lain jika berbicara dalam bahasa halus. basa loma , 1. ragam bahasa yang biasa di pergunakan dalam percakapan dengan orang yang sudah akrab; 2. bahasa pengantar dalam surat kabar, buku dsb. basa sedeng , ragam bahasa yang diperguna kan untuk diri sendiri jika berbicara dalam halus. basa ugeran , bahasa yang terikat ketentuan seperti puisi, tembang dsb. basajan, sederhana, tidak berlebihan. baseuh , basah. basilat, licik, curang, tidak jujur. bata , roboh, ambruk. batan, 1. daripada: 2. ketimbang. batang , 1. tombak; 2. batang. batara , betara, dewa, Tuhan. batari , betari, dewi. batek , tarik, betot bati, 1. laba, untung; 2. sekedar; 3. arti kiasan anak; 4. menguntungkan. batok , tempurung. batri , 1. disusun; 2. hasil jerih payah. batri hésé , hasil jerih payah, hasil usaha. batu gangsa , batu perunggu. batu mirah , batu mirah. batuk , batuk. batur, 1. teman, kawan yang bersama-sama dengan kita; 2. orang lain; 3. kediaman pesugihan, asrama, pertapaan; 4. biarawan (wali). batur jenuk balaréa , orang banyak, rakyat kebanyakan. bau bacin , bau bangkai. baur , baur, campur. bawa , 1. bawa; 2. antar ; 3. tabiat; 4. wajib. bawaeun , untuk dibawa. bawah , ngabawah , memerintah, menguasi, menjajah. bawana , tabiat, watak, sifat. bawani , sudah menjadi sifatnya. bawél, cerewet, banyak omong. bawi , seolah-olah. bawur , 1. kabur; 2. kusut. baya , pancabaya , bermacam-macam bahaya. bayabah , kata pengantar untuk berceceran (benda cair), seperti air atau darah. bayah , 1. paru-paru; 2. apakah; 3. pasti; 4.sudah. bayak , ngabayak , mayak , banyak berserakan di atas tanah, misalnya bunga atau buah-buahan. bayangan, ketaton, menjadi galak karena su dah terluka (babi hutan, banteng dsb.). bayangkara , bayangkara, pasukan pengawal keraton. bayar, bayar. bayawak, biawak. bayem, bayem bayeungyang , 1. berungsang, kegerahan; 2. arti kiasan: perasaan tidak enak karena ada yang merisaukan atau mengkhawatirkan. bayu , 1. angin, 2. hasrat; 3. tenaga, daya hi dup; 4. nama dewa angin. bayubud , nama pupuh. bayuhyuh, gemuk tetapi pantas, biasanya di katakan kepada orang tua. béak, habis. béak-beresih , habis-habisan (dimarahi dsb.). béak déngkak , ungkapan: segala usaha telah dilakukan, namun belum berhasil juga. béak karep, terlalu. béar, pera. béas – béréwék béas, beras. béas borontok, beras merah bercampur putih béas cikur, beras kencur béas pérélék, beras sedikit-sedikit yang di kumpulkan dari setiap rumah di kampung untuk kepentingan sosial. bébécék, 1. petak sawah yang kecil-kecil; 2.rupa-rupa masakan yang banyak airnya di tempat pesta atau kenduri. bébéné, pacar wanita. bébénjo , ngabébénjokeun , mengalihkan per hatian (anak yang menginginkan sesuatu dsb.) agar menjadi senang. bébér , mébérkeun , mengembangkan (sayap layar). bécék, becek. bécét , sangat gaduh, riuh rendah. béda , 1. ubah; 2. beda. bédéng, 1. rumah kecil atau rumah petak un tuk pegawai kecil, umpamanya saja di perkebunan atau proyek bangunan; 2. persemaian teh, kopi, karet dsb. bédor, ujung anak panah yang tajam. béét , 1. kecil, sempit; 2. yang masih muda. bégal , rampok, begal. bégalan pati, berusaha saling membunuh, saling mengincar nyawa misalnya dalam perkelahian. béh, kata pengantar untuk menemukan. béh mana, sebelah mana. béhna, ternyata. béja, berita, kabar. béjana , menurut cerita orang. béjér , dibéjér-béaskeun , diterangkan dengan amat mendetail. béka , 1. uji, coba; 2. duga; 3. goda. béké, pendek, cebol. béla, 1. mau menolong orang lain dengan ikh las; 2. membela; 3. binatang, biasanya ayam yang disembelih bersamaan dengan dipotongnya kemaluan anak yang dikhitan. bélapati, mau membela walaupun harus mempertaruhkan nyawa. béléké , hésé béléké , sangat sukar, sulit sekali. bélot , 1. lebih jauh karena banyak belokan atau harus berputar; 2. salah, keliru; 3.jelek béma , 1. berusaha; 2. sopan. béngbat , kabéngbat , tergoda, tergiur, terpengaruh perhatiannya, sehingga menyimpang dari maksud dan tujuan semula. béngbréng, jejer. béngkok, tidak lurus. béngkok tikoro , tidak kebagian makanan is timewa karena tidak datang atau kehabisan. béngkong, tukang khitan. béngras, terang benderang. béngsal , 1. tidak mendapat; 2. mempunyai saingan béngsin, 1. bensin; 2. pemantik api. béngsrat , bésrat , randa béngsrat , janda yang masih perawan. béntang, bintang. béntang kukus , bintang berekor. béntang sulintang , bintang kemintang. béntar , 1. pabéntar , bentrok, berbeda; 2. dibéntar gelap , disambar geledek, petir. béntés, pasih pengucapannya. bénten , beda; bahasa halus dari béda . béntol , bintik-bintik di kulit seperti bekas digigit nyamuk bérag , gembira, ceria. bérak, pupuk. béré , beri, kasih. béréan , beri. bérégégéh, baragagah-bérégégéh , sok jagoan béréhan , dermawan, tidak kikir. béréhisa , bersih. bérélé , kata pengantar untuk 1. mengembik (kambing); 2. tertawa seperti kambing mengembik. béréndél, penuh. béréndélan, rincian yang disusun ke bawah. bérés, 1. beres, rapi; 2. selesai dengan baik, sukses. bérés roés, beres segala-galanya. béréwék , kéréwék , kata antar untuk suara kertas atau kain yang sobek. bérod – begug bérod, keriput atau bopeng (kulit muka). bésan , besan, ibu atau ayah menantu. bésé , tempat makanan persegi empat terbuat dari bambu atau rotan untuk selamatan. bésé jati , sama dengan bésé, hanya terbuat dari kayu atau rotan. bésék , tempat yang terbuat dari anyaman bambu, bertutup, bentuknya persegi empat. bésér, sebentar-sebentar kencing. bésrat , béngsrat , randa béngsrat , janda yang masih perawan. bésuk , besok, kelak. bétah , dibétahkeun , digerebek, dihardik (orang yang sedang melakukan kejahatan). béwara, pengumuman, edaran. béwok , 1. cengkerik kecil; 2. cambang yang tebal. béwokan, berkumis, berjanggut dan ber cambang. béyéték, l unak sekali. bear budi, arti kiasan ramah tamah, murah hati, murah senyum. bebed, ikatan besar. bebedas , kekuatan. bebegig, orang-orangan untuk menakut nakuti atau menghalau burung (di sawah dsb) bebegiganna , orang-orangannya. bebek, tumbuk sampai halus. bebekis, menolak sambil menggerak-gerakkan tangan dan marah-marah. bebeluk, hama padi, ulat yang suka mengge rogoti batang padi. bebenah, membenahi, memberesi. bebencah , ngabencah , lacur, mata keranjang. bebeneran , kebenaran. bebeng, sama besar dari ujung ke ujung, umpamanya badan orang, sehingga tampak tak ada pinggangnya. bebengkang , ngabebengkang , tidur terlen tang tidak di tempat tidur, umpamanya karena capek. bebengkung , kain panjang (biasanya berwar na merah) yang biasa dipergunakan untuk membebat perut wanita yang baru melahirkan. bebengok , muka wajah; bahasa kasar sekali dari beungeut . bebenjon , main-main. beberah , hilangkan rasa sedih atau susah, hibur hati(nya). beberengkes , membawa makanan sambil sembunyi-sembunyi di tempat orang yang sedang sibuk, misalnya dalam kenduri. beberenjén , orang tua yang senang bersolek. bebes , mebes , terperosok ke dalam lumpur atau rawa. bebesaran , besaran, murbai. bebeyé , sisa berbagai masakan yang agak ba si, disatukan digoreng atau dipanaskan lagi. becar , pecah, cerai. becik , baik, bagus, indah. becir, kata pengantar untuk lari ketakutan. becus , bisa; bahasa kasar sekali dari bisa . bedah , 1. jebol, bobol; 2. putus; 3. bedah, operasi. bedang, membangkang, keras kepala. bedas , 1. kuat, tenaga besar; 2. keras (suara). bedegong , bandel, keras kepala. bedo , batal, tidak jadi. bedog, golok. bedol , 1. tarik, cabut; 2. hancur. bedong , balut bayi dengan kain supaya ha ngat serta tangan dan kakinya tidak bengkok, bedung. bedug , beduk. bedul , babi hutan. begang , kurus. begbreg , ngabegbreg , menumpuk (kayu bakar dsb.). begég, cibir, cebik, untuk memperlihatkan ra sa tidak senang atau menahan rasa sakit. begéng, sangat kurus. begér , 1. mulai timbul rasa berahi, akil balig; 2. burung yang tidak berhenti berkicau. begog , monyet tua. begug, bisa; bahasa kasar sekali dari bisa . bejad – bengkah bejad, 1. pecah, retak; 2. bejat. bek , habek , kata antar untuk memukul. bekas , ngabekaskeun , meletupkan senapan. bekéh , menganga sedikit. bekel, bekal. bekem, 1. bekap, sumbat mulut dengan ta ngan secara paksa; 2. bungkam, larang mengeluarkan pendapat dengan bebas. bekik , ngabekik , berjalan menunduk di tanjakan. bekok, 1. kentuti; 2. arti kiasan: tipu. belamati , pasukan berani mati, pengawal raja. belék, operasi, bedah, belah. belél, luntur, hilang warna aslinya (pakaian dsb). belecet , kata antar untuk orang yang melari kan diri dengan berlari. beledag , kata antar untuk suara yang amat keras. beledig , terus kejar. beledug , kata antar untuk benda yang mele dak mengeluarkan suara keras. belegedeg, berdiri tinggi serta tidak terlalu jelas kelihatannya. beleger, utuh. belegug, tidak tahu sopan santun. belejag, kuat, masih besar tenaganya. belejog , kabelejog , membeli sesuatu terlalu mahal. belekesek , dibelekesekkeun , 1. dipakai terus sehari-hari (pakaian); 2. arti kiasan: disuruh bekerja hampir tiada henti. belendok, nikotin yang menempel (pakaian dsb) belengong, anak-anak yang belum mengeta hui baik buruk dan sopan santun. belenong, setengah bulatan seperti bola dibelah. belentuk, belentung, katak besar yang bisa menggembungkan perutnya. belenu, perut besar karena mengandung atau menderita busung lapar. belenyéh, kata antar untuk tersenyum. belesat, kata antar untuk barang yang terle pas dengan kencang seperti anak panah. belet , 1. bodoh; 2. kabelet , kebelet. beleték, kata antar untuk barang tipis yang pecah atau retak, seperti gelas. beletok , kata antar untuk barang yang patah, seperti bambu, tulang, cabang pohon dsb. beletuk, kata antar untuk meledak, namun ti dak terlalu keras. belewek , kata antar untuk menyuap makanan. belewer, kata antar untuk melempar. belewuk, barang yang kotor karena debu atau orang yang kotor karena jarang mandi. belik , belikan , mudah tersinggung. belikan, mudah tersinggung. belo, anak kuda belok, 1. becek, berlumpur; 2. pasung (untuk membelenggu kaki). beloy, 1. tampak lemah lunglai; 2. lembek, ti dak keras (gula aren). benah , dibenahan , dibenahi, diberesi. bencah , pecah,belah. bencang , kelak. bencar , pecah berkeping-keping, misalnya ka rena dibanting. benclang-benclung , bicara tidak karuan se perti anak kecil. benda , nama pohon. bendara , tuanku, yang mulia. bendéng, tidak saling menyapa karena ma sing-masing merasa tidak enak hati. bendeléh , ngabendeléh , tampak perut (kare na berpakaian tidak rapi). bendu, marah; bahasa halus dari ambek . bener, 1. benar, betul, tepat; 2. jujur, lurus; 3. cocok; 4. langsung. bener-bener , 1. sungguh- sungguh; 2. be nar; 3. lurus; 4. tentu. benerna , lurusnya, kebenarannya, seharusnya. bengal, nakal dan pembangkang. bengék, sesak napas, asma. bengep, sembab, bengkak-bengkak (muka). bengkah, menjadi tidak baik, putus hubungan. bengker – beuneur bengker, bebat. bengkung, bengkok, tidak tegak. bengong, termenung (terdiam) seperti kehilangan akal karena heran, sedih dsb. benguk, bengkung, seperti paruh burung betet. benjang , besok. benjut, bengkak atau bincul pada dahi atau kepala. bentét, kenyang; bahasa kasar sekali untuk kata seubeuh. bentik, lentik. bentur , dibentur , dilempar. beras tuton , beras tumbuk. berebes , kata antar untuk rembes, ke luar sedikit-sedikit (barang cair). berebet, kata antar untuk lari. beredeg , ngaberedeg , tergesa-gesa, diburu-buru waktu yang tinggal beberapa saat lagi. bereg , ngabereg , bersama-sama menerjang lawan, misalnya dalam sepak bola. berekat , makanan yang dibawa dari tempat kenduri atau selamatan (merupakan pembagian). berengbeng , kata antar untuk belari. berengseng , kaberengseng , masak terpaksa karena terlalu besar apinya. beres roés, teratur, tertib, beres segalanya. beresin, bersin. berewit, sakit-sakitan, sering mendapat kesu sahan atau banyak permintaan yang sulit dipenuhi (biasanya anak kecil). bereyek , kata antar untuk datangnya atau mendekatnya orang banyak. berik, kejar. berséka, mementingkan kesehatan serta ke bersihan diri dan rumah tangga. besék , kabesékan , tersedak. besét, 1. kuliti; 2. duduki. besem, agak basah (kayu bakar dsb.). besengék, masakan daging dengan bumbu sambal goreng. besot, bersihkan (emas, perak dsb.). besyuk , kelak. beta , seperti, bak. betah , senang tinggal, betah, kerasan. betana , seakan-akan, seperti. beté, pecah sedikit kulitnya sehingga kelihatan isinya. beton, 1. biji nangka; 2. beton, campuran pasir, kerikil dan semen. betot, tarik kuat-kuat. betrak , ngabetrak , terkena sinar matahari pada saat panas terik. betrak-betruk, perabot rumah tangga yang sudah tidak dipakai. betrik , ngabetrik , menjepret. betus, 1. meletus; 2. rahasianya keluar juga, baik sengaja atau dipaksa. beyé, lembek sekali. beyetuk, kotor berdebu. beubeulieun, 1. segala hal yang harus dibeli; 2. ingin selalu dibujuk-bujuk; manja. beubeur , sabuk, ikat pinggang. beubeureuh, kekasih, tunangan, calon suami. beubeut, ngabeubeutkeun , meubeutkeun , membantingkan (ke tanah). beubeutian , umbi-umbian. beueus, lembab, mengandung air. beueuy, agak lembek. beuheula , dahulu. beuheung, leher. beukah, 1. mekar; 2. mengembang. beuki, 1. senang memakan atau melakukan, suka; 2. bertambah, makin, kian. beulah, 1. pecah, belah; 2. sebelah. beuleum, bakar. beuli, membeli. beulit, belit, lilit. beulitan, ikat pinggang; bahasa halus dari beubeur . beumleu , tumpuk. beunang, 1. bisa, dapat, boleh; 2. tertang kap; 3. hasil jerih payah; 4. ijin; 3. jasa. beunang cekap , hasil usaha. beunang nyaho , pengetahuannya, ilmunya, hasil belajar. beunceuh, j engkerik kecil. beuneur, berisi beras (padi, petai dsb.).
Sumber: https://sasieureun-sabeunyeureun-pikeun-sunda.blogspot.com
Recent Posts Wanita yang Dikirimi Salam dari Langit Dulu rumahnya semerbak gaharu dan gudangnya penuh sutra, emas…
Istri yang Menyerahkan Gilirannya Agar Tetap Membersamai Nabi SAW di Surga Ada seorang istri yang,…
Ternyata, Kewajiban dalam Rumah Tangga itu Sedikit Banyak pertengkaran rumah tangga bukan karena kurangnya cinta,…
Malam Ketika Al-Quran Diturunkan: Sejarah, Fakta, dan Hikmahnya Sepanjang sejarah, ada malam-malam yang lebih utama…
Pasukan Santri dalam Tubuh Kita: Belajar Ketekunan dan Pengorbanan Sel Darah Putih Pernahkah kita membayangkan,…
Strategi Iblis dan Seni Tipu Daya: Belajar Waspada dari "Pakar Marketing" Tertua di Dunia Iblis,…
This website uses cookies.
Accept