Ilustrasi foto: muhyidin.id
Oleh: Muhyidin, SKM
Darah merupakan salah satu unsur tubuh yang sangat penting bagi manusia. Saat kondisi tertentu seseorang memerlukan darah dari pendonor. Misalnya ketika pendarahan hebat, anemia berat, myelodysplastic syndrome (MDS) atau keganasan darah dan Thalassemia (kelainan darah dimana hemoglobin tidak dapat berfungsi dengan baik), demam berdarah dengue (DBD) dan lain-lain.
Saat pandemi corona virus disesase 2019 (Covid-19), para pendonor darah mengalami penurunan. Akibatnya stok darah menjadi menipis. Padahal para pasien berbagai macam penyakit masih membutuhkan transfusi darah.
Menipisnya stok darah ini salah satunya disebabkan keengganan ataupun kecemasan para pendonor dengan penularan Covid-19. Di satu sisi, jadwal kegiatan donor darah di berbagai instansi banyak yang dibatalkan misalnya di kampus, perkantoran, dan lembaga pemerintah karena kebijakan PSBB maupun kerja dari rumah (work from home). Padahal proses donor darah di PMI aman dilaksanakan karena mengimplementasikan protokol kesehatan.
Donor darah tidak hanya bisa menolong nyawa orang yang menerima darah, tapi juga bermanfaat untuk pendonor. Donor darah bermanfaat untuk kesehatan pendonor, termasuk menurunkan risiko penyakit jantung, risiko penyakit kanker, dan membantu menurunkan berat badan.
Bagi anda yang ingin donor darah, penuhi syarat-syarat berikut ini:
Protokol kesehatan yang diterapkan oleh UDD PMI ini merupakan standar operasional untuk pencegahan penyebaran Covid-19 saat kegiatan donor darah. Jadi para pendonor tidak perlu khawatir saat mendonorkan darahnya di PMI. Beberapa persiapan mulai dari persiapan tempat, persiapan petugas dan persiapan pendonor dilakukan untuk pelaksanaan protokol ini. Berikut ini detailnya:
Ruangan UDD dan mobile unit dibersihkan dan dilakukan disinfeksi secara rutin. Hal ini dilakukan untuk membunuh kuman penyakit dan virus yang menempel di lantai, dinding atau bangunan disana.
Ruang tunggu baik ketika mengisi inform consent, menunggu pemeriksaan tensi dan Hb, para pendonor disediakan kursi yang diberi jarak aman 1 – 2 meter.
Antar pendonor terdapat jarak yang aman (tidak saling berdekatan). Petugas UDD akan melakukan pengambilan darah di area yang telah ditentukan.
APD (alat pelindung diri) yang digunakan petugas UDD seperti masker, sarung tangan, baju kerja, penutup kepala, sepatu dan face shield. Selain itu petugas diminta untuk tetap menjaga higienitas sebelum, selama, dan setelah aktifitas donor darah.
Bagi calon pendonor yang tidak menggunakan masker, tidak diperbolehkan memasuki ruangan. Pendonor diminta tetap menggunakan masker dengan menutup hidung dan mulut mereka selama proses registrasi, menunggu, pengambilan darah hingga selesai.
Fasilitas cuci tangan & sabun tersedia di luar gedung. Para calon pendonor, diminta untuk mencuci tangannya dengan sabun sebelum memasuki gedung UDD.
Bagi calon pendonor yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 0C tidak diperbolehkan masuk oleh petugas.
Harap mengisi inform consent dengan jujur. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa pendonor benar-benar dalam keadaan sehat sesuai dengan ceklis yang ada.
Petugas UDD akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi calon pendonor seperti tekanan darah dan Hb (hemoglobin). Jika tekanan dan Hb nya di bawah atau di atas nilai yang direkomendasikan, maka petugas tidak memperbolehkan mereka untuk berdonor.
Dokter PMI akan melakukan namnesa tentang riwayat kontak dengan pasien konfirmasi positif Covid-19, riwayat penyakit ISPA, dan riwayat bepergian dari zona merah.
Anamnesa dilakukan oleh petugas untuk memastikan calon pendonor tidak memiliki faktor risiko yang tinggi terutama terkait penularan Covid-19. Untuk pendonor yang memiliki risiko tinggi akan ditolak oleh petugas.
Jadi, buat kalian yang ingin melakukan donor darah di UDD PMI, tidak perlu khawatir. Karena protokol kesehatan dilakukan sehingga mencegah penularan penyakit terutama Covid-19 yang sedang berlangsung ini.
Wanita yang Dikirimi Salam dari Langit Dulu rumahnya semerbak gaharu dan gudangnya penuh sutra, emas…
Istri yang Menyerahkan Gilirannya Agar Tetap Membersamai Nabi SAW di Surga Ada seorang istri yang,…
Ternyata, Kewajiban dalam Rumah Tangga itu Sedikit Banyak pertengkaran rumah tangga bukan karena kurangnya cinta,…
Malam Ketika Al-Quran Diturunkan: Sejarah, Fakta, dan Hikmahnya Sepanjang sejarah, ada malam-malam yang lebih utama…
Pasukan Santri dalam Tubuh Kita: Belajar Ketekunan dan Pengorbanan Sel Darah Putih Pernahkah kita membayangkan,…
Strategi Iblis dan Seni Tipu Daya: Belajar Waspada dari "Pakar Marketing" Tertua di Dunia Iblis,…
This website uses cookies.