Jangan Lepaskan Malam Ke-27 Ramadhan Karena Dia Sangat Istimewa!

Jangan Lepaskan Malam Ke-27 Ramadhan Karena Dia Sangat Istimewa!
Bagikan

Jangan Lepaskan Malam Ke-27 Ramadhan Karena Dia Sangat Istimewa!

Al-Imam Asy-Syirwani berkata, “Syeikh kami (yaitu Al-Imam Al-Bajuri) mengatakan bahwa diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. bahwa Lailatul Qadar adalah malam ke-27.

Hal ini didasarkan pada firman Allah Ta’ala (dalam surat Al-Qadar ayat ke-5 yang berbunyi): Salāmun hiya ḥattā maṭla’il-fajr. Sejahteralah (malam) itu sampai terbitnya fajar.

Kata hiya (yang merujuk pada Lailatul Qadar) merupakan kata ke-27 dari surat Al-Qadar sehingga dikiaskan dengan Lailatul Qadar.

Dan, pendapat inilah yang banyak diamalkan oleh kaum Muslim di banyak tempat. Dan, ini pula pendapat mayoritas ulama. (Hāsyiyah Asy-Syirwāni, 4:468)

Oleh karena itu, andaikan pendapat ulama Mazhab Syafi’i dijadikan rujukan, bahwa Lailatul Qadar tidak berpindah dari satu malam ke malam lain dari sepuluh malam terakhir Ramadhan (jadi hanya menetap pada satu malam).

Maka, kemungkinan besar malam tersebut adalah malam ke-27. Hal ini diperkuat dengan pengalaman Ibnu Hubairah Al-Hanbali dan Imam An-Nawawi.

Terkait keistimewaan malam ke-27, dan kemungkinan Lailatul Qadar terdapat di dalamnya, ada sejumlah kisah yang dinukilkan oleh Imam Al-Baihaqi dalam kitab Fadhailul Quqat.

•┈•••❁ 1⃣

Pada satu kesempatan Umar bin Khathab memanggil para sahabat Rasulullah ﷺ untuk menanyakan perihal Lailatul Qadar. Mereka pun (para sahabat) bersepakat bahwa Lailatul Qadar hadir pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.

Saat itu, Ibnu Abbas berkata kepada Umar, “Sungguh aku tahu pada malam keberapa Lailatul Qadar itu (hadir).”

“Pada malam ke berapa?” tanya Umar penasaran.

“Pada tujuh malam pertama atau tujuh malam terakhir dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan,” ujar Ibnu Abbas.

“Bagaimana engkau mengetahuinya?” tanya Umar.

Ibnu Abbas pun menjawab, “Allah Ta’ala telah menciptakan tujuh lapis langit, tujuh lapis bumi, tujuh hari, masa berulang tujuh kali, manusia sujud dengan tujuh anggota tubuhnya, tawaf dilakukan tujuh putaran dan jumrah tujuh kali.”

Mendengar penjelasan ini, Umar pun berkata kepada Ibnu Abbas, “Sungguh, engkau mengetahui apa yang tidak kami ketahui.”

•┈•••❁ 2⃣

Kerap terjadi, para sahabat dan tabi’in mendapati hadirnya fenomena alam yang tidak biasa pada malam ke-27 Ramadhan.

Abdah bin Abu Lubabah mengatakan, “Aku mencicipi air laut pada malam ke-27 Ramadhan dan ternyata rasanya tawar.”

Yahya bin Abu Massarah mengungkapkan salah satu pengalamannya, “Aku pernah tawaf pada malam ke-27 Ramadhan. Lalu, pada siang harinya aku melihat para malaikat tawaf di Baitullah.”

Abu Muhammad Al-Mishri berkata pula, “Aku beritikaf di sebuah masjid di negeri Mesir. Di dekatku ada Abu Ali Al-La’ki. Aku kemudian tertidur dan bermimpi seakan-akan pintu-pintu langit terbuka. Lalu, para malaikat turun ke bumi sambil bertahlil dan bertakbir.

Aku pun terjaga dan berkata, “Ini adalah malam Al-Qadar. Ketika itu adalah malam ke-27 Ramadhan.”

Ada satu perkataan menarik yang disampaikan oleh Ibnu Mas’ud ra. bahwa, “Siapa tidak meninggalkan shalat malam selama setahun, niscaya dia akan mendapatkan Lailatul Qadar.”

Terkait perkataan ini, Ubay bin Ka’ab ra. berkata, “Sungguh, beliau (Ibnu Mas’ud) mengetahui bahwa Lailatul Qadar ada pada bulan Ramadhan, yaitu pada sepuluh malam terakhir, tepatnya pada malam ke-27.”

•┈•••❁ 3⃣

Apa yang dikatakan para sahabat tentang jatuhnya Lailatul Qadar pada malam ke-27 bukan sesuatu yang pasti atau mutlak kebenarannya. Karena, tidak ada yang tahu pasti kapan turunnya Lailatul Qadar selain Rasulullah ﷺ.

Hanya saja, beliau tidak diizinkan untuk memberitahukannya kepada umat. Mengapa? Agar kaum Muslim tidak memfokuskan ibadah hanya pada satu malam. Adapun pada malam lainnya menjadi lalai atau kurang bersemangat.

Rasulullah ﷺ sendiri kemudian dibuat lupa oleh Allah Ta’ala akan hal tersebut. Apa tujuannya?

Dengan dibuat lupa beliau tidak dianggap menyembunyikan sesuatu oleh umatnya ketika beliau ditanya tentang waktu kedatangan Lailatul Qadar.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: